Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

RSUD SMJ I Kayong Utara Tumbuh Pesat, Tambah Layanan dan Fasilitas Baru

Danang Prasetyo • Sabtu, 5 Juli 2025 | 14:14 WIB

 

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Muhammad Jamaludin I (SMJ 1) Kabupaten Kayong Utara (KKU), Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Muhammad Jamaludin I (SMJ 1) Kabupaten Kayong Utara (KKU), Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

PONTIANAK POST - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Muhammad Jamaludin I (SMJ 1) Kabupaten Kayong Utara (KKU), saat ini terus berupaya untuk berkembang dalam meningkatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat. Sejak awal beroperasi tahun 2018 – 2025.

Hal tersebut diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD SMJ 1, Ridwansyah kepada Pontianak Post, di ruang kerjanya, Jumat (7/7), Sukadana.

“Dari tahun 2018 mulai dioperasionalkan sampai dengan tahun 2025, perkembangan bisa diamati dari awal,  terbatas layanan diberikan kepada masyarakat. Terutama dokter spesialis,” katanya.

“Tahun 2018 awal itu hanya satu dokter anak. Kemudian, berkembangnya waktu sampai hari ini sudah ada dokter spesialis dasar untuk penyakit dalam, kandungan, bedah, anestesi, kemudian yang lain radiologi walau masih bekerjasama dengan Ketapang,” terang dia.

Dengan adanya perkembangan itu, diharapkan dia dapat mewujudkan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. Hal tersebut dapat dilihat saat ini sudah ada penambahan tenaga dokter spesialis dibanding awal mulainya rumah sakit beroperasi.

“Artinya memang dengan perkembangan tersebut, otomatis layanan kepada masyarakat dapat lebih aktif dibanding dengan awal 2018 cuma satu dokter spesialis yang ada di rumah sakit kita,” tambah Ridwansyah.

“Dari aspek lain lagi, bangunan fisik dari awal 2017 dibangun dengan sumber dana alokasi khusus sampai dengan tahun 2025 perkembangan cukup signifikan,” katanya.

“Gedung awal rumah sakit kita di gedung rawat jalan ini, kemudian berkembang sampai sekarang dengan adanya bangunan IGD baru, bangunan ruang bersalin, ruang sterilisasi alat, ruangan laboratorium, ruangan UTD RS,” sebutnya.

“Terakhir tahun 2024 itu, dapat bangunan radiologi. Itu menjadi satu bukti perkembangan rumah sakit dari sisi fisik itu. Jadi berkembang dari awal kecil, sekarang makin lebar, bangunan- bangunan baru di RS,” sambungnya. 

Sedangkan tahun 2025, rumah sakit akan kembali melakukan pembangunan ruangan perawatan intensif untuk anak dan bayi.

“Tahun 2025 akan mendapatkan bangunan PICU NICU atau Pediatric Intensive Care Unit adalah unit perawatan intensif untuk anak dan bayi, ”ungkapnya.

Sedangkan dari aspek pendapatan, mengalami peningkatan. Sebelumnya lima miliar, tahun 2024 kemarin, mencapai 14 miliar.

“Dari aspek pendapatan memang awal rumah sakit berdiri belum Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), masih terikat dengan APBD. Tapi di tahun 2021, kita sudah mengimplementasikan BLUD ada fleksibilitas, dari awalnya cuma lima miliar sampai tahun 2024 kemarin pendapatan rumah sakit 14 miliar. Jadi bisa membantu pemerintah dari APBD yang telah diberikan kepada rumah sakit,”terang dia.

Sedangkan dari sisi ketenagaan, sebelumnya hanya 80 orang pegawai saat  ini sudah mencapai kurang lebih 30 karyawan.

“Dari sisi ketenagaan juga begitu, dari awalnya berjumlah 80 an sekarang sudah hampir 300, jumlah pegawai kita. Jadi beberapa aspek itu menunjukkan bahwa rumah sakit kita berkembanag,”sebut dia. (dan)

Editor : Miftahul Khair
#Sultan Muhammad Jamaludin I #rsud #kayong utara #rumah sakit umum daerah #Pelayanan kesehatan