PONTIANAK POST - Kapolres Kayong Utara, AKBP Adi Prabowo menegaskan peran serta keluarga sangat penting dalam melakukan pengawasan, diantaranya menanamkan nilai-nilai agama di tengah-tengah keluarga terhadap anak. Hal tersebut dilakukan guna mencegah terjadinya salah pergaulan, dan hal-hal tidak diinginkan lainnya.
“Rata-rata anak-anak yang salah pergaulan, bebas keluar rumah. Setelah kami dalami tidak ada pengawasan yang ketat. Tidak ada perhatian yang intens terhadap anak-anak. Sehingga mereka mau pulang malam. Pulang jam berapa itu tidak ada penekanan sekali,” terang Adi kepada Pontianak Post, Jumat (11/7).
“Karena merasa bebas. Kemudian rata-rata mungkin orangtua sudah lelah dalam bekerja. Jadi pengawasan perhatian ke anak berkurang. Ini sangat memperhatikan sebenarnya,” sambungnya.
Selanjutnya, Kapolres sangat mengapresiasi terhadap kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah Kayong Utara, dalam hal ini Bupati, mengeluarkan surat edaran agar dapat bersama meningkatkan pengawasan terhadap anak, dan membatasi jam keluar malam.
“Jadi saya Kapolres Kayong Utara mengapresiasi atas edaran dari Pak Bupati dalam memberlakukan jam malam bagi anak usia sekolah. Ini merupakan respon dari yang sudah kami sampaikan,” terang dia.
Sebab, kata Kapolres setelah pihaknya melakukan evaluasi, terdapat kelalaian di lingkungan keluarga. Sehingga terdapat beberapa kasus melibatkan anak-anak di bawah umur.
“Kami Evaluasi dari kejadian-kejadian yang selama ini sering terjadi di Kabupaten Kayong Utara. Mengingat kriminalitas terutama yang terjadi pada korban dan pelaku yang tergolong usia di bawah umur,” jelasnya.
Dalam hal ini, Polri, Polres Kayong Utara sudah melakukan antisipasi dalam meningkatkan patroli besar. Gabungan dengan fungsi-fungsi yang ada. Di tingkat Kecamatan dan Desa, Polsek-Polsek sudah berkoordinasi dengan aparat Kecamatan dan Desa untuk bergerak bersama, terkait dengan antisipasi gangguan Kamtibmas pada malam hari. Tentunya menyasar anak-anak diusia anak di bawah umur.
“Jadi yang sangat berperan di dalam hal ini utamanya di wilayah keluarga. Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Kayong Utara untuk bisa memperhatikan keberadaan putra putrinya di jam-jam malam. Namun bukan hanya saja malam hari saja. Karena kejadian-kejadian itu bisa saja terjadi siang hari. Cuma perhatian keberadaan putra dan putri kita itu hal yang penting, ditambah peningkatan pengawasan, menanamkan nilai-nilai agama di tengah-tengah keluarga itu yang penting,” tutupnya. (dan)
Editor : Miftahul Khair