PONTIANAK POST - Dua atlet tinju Daud Boxing Club, asal Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat, berhasil mengkanvaskan masing-masing lawannya, di ring Tarkam part III, Alon-alon Ponorogo, Jawa Timur ,Sabtu (26/7/2025)
Hisar "The Pacman " Mawan berhasil menang K.O menumbangkan Chonlatee, petinju Thailand di ronde ke empat, pada perebutan WBC Asia Silver Bantamweight Title. Kemenangannya tersebut tentu mengharumkan bangsa Indonesia khususnya pada olahraga tinju.
Mengenai hal ini, Hisar mengatakan, ia berhasil memenagkan pertarungannya melawan petinju asal Thailand tentu menjadi kebanggannya, hingga berhasil mengibarkan bendera merah-putih di atas ring Tarkam ke III ini atas kemenangan yang diraihnya. Ini merupakan buah dari latihan kerasnya selama ini di sasana Daud Boxing Club bersama pelatih.
"Saya memperebutkan kejuaraan WBC Silver ASIA Bantamwight title Internasional kelas 53,5 melawan Petinju dari Thailand dengan K.O di ronde 4, perasaan saya sangat bahagia. Karena itu adalah mimpi saya, yang saya cita-citakan agar bisa menjadi juara WBC Silver ASIA Bantamwight titel internasional. Sekarang saya berada di peringkat10 WBC Silver ASIA Bantamwight title di Dunia,"terangnya kepada Pontianak Post.
Sementara untuk Leonardo Yordan, menumbangkan Ahmad Lahizab di ronde pertama, pada professional fight, kejuaraan nasional, perebutan sabuk KTI (Komisi Tinju Indonesia).
"Puji syukur pada pertandingan ini saya berhasil memenangkan K.O di rounde pertama, pada pertandingan perebutan kejuaraan nasional organisasi tertua di Indonesia yaitu sabuk KTI (Komisi Tinju Indonesia)pusat,"terang Leonardo Yordan, kepada Pontianak Post, usai berlaga di ring Tarkam ke III, di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu Malam.
Menurutnya, kemenangan ini merupakan hasil dari kerja kerasnya dalam berlatih, bersama pelatihnya di sasana Daud Boxing Club, yang berada di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Diakuinya ,kemenangan ini bukanlah langkah terakir, dalam kariernya sebagai atlet tinju.
"Tentu perasaan yang sangat luar biasa senang dari saya karena ini merupakan cita-cita dari kecil, yang terjadi pada malam ini, (Kemarin.Red), dan ini bukan lah terakhir, melainkan langkah awal untuk jenjang yang lebih tinggi,"terangnya.
Sebelumnya turut langsung menyaksikan pertandingan Tarkam ke III, Boxing Sentor, Daud Yordan mengatakan, untuk dua atletnya yang berhasil menang K.O, berlatih keras di sasana Daud Boxing Club, dilakukan sudah jauh-jauh hari, selama tiga bulan.
“Mereka mempersiapkan hampir tiga bulan, untuk mempersiapkan pertarungan ini. Saya juga memperhatikan persiapan mereka sangat baik, untuk fisik, teknik, limit sangat baik sekali, dan juga secara limit berat badan sudah ditentukan. Ini menjadi kebangan Kalbar. Karena saya mampu mencetak para calon juara lainnya,”terang atlet tinju kebanggaan Indonesia ini. (dan)
Editor : Hanif