Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

PT Mayawana Persada Latih Relawan MPA di Simpang Hilir

Aristono Edi Kiswantoro • Senin, 15 September 2025 | 21:31 WIB
Relawan Masyarakat Peduli Api Desa Sungai Mata-Mata menerima pelatihan dan peralatan pemadam dari PT Mayawana Persada untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Kayong Utara.
Relawan Masyarakat Peduli Api Desa Sungai Mata-Mata menerima pelatihan dan peralatan pemadam dari PT Mayawana Persada untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Kayong Utara.

 

PONTIANAK POST– Untuk mengantisipasi dan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), PT Mayawana Persada menggelar pelatihan bagi relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) dari Desa Sungai Mata-Mata, Kecamatan Simpang Hilir, Kayong Utara.

Sebanyak 10 relawan mengikuti pelatihan yang disaksikan Kepala Desa Sungai Mata-Mata, Camat Simpang Hilir, perwakilan KPH Kayong, Danramil Simpang Hilir, Polsek Simpang Hilir, serta Wakil Ketua DPRD Kayong Utara.

Selain pelatihan, perusahaan juga menyerahkan bantuan peralatan pemadam kebakaran, antara lain mesin pompa jinjing, selang hisap, dan nozzle.

Kepala Desa Sungai Mata-Mata, Kartini, menyambut baik kegiatan ini mengingat tingginya potensi karhutla di wilayahnya.

“Mudah-mudahan dengan adanya relawan MPA yang dilatih PT Mayawana Persada, karhutla di daerah kami bisa dicegah, atau setidaknya berkurang, syukur-syukur hilang sama sekali,” ujar Kartini.

Ketua MPA Desa Sungai Mata-Mata, Raden Japarani, mengaku bangga menjadi bagian dari relawan. “Saya bergabung murni karena panggilan hati dan kepedulian terhadap tingginya ancaman karhutla di desa kami. Teman-teman relawan juga sama, tanpa paksaan atau iming-iming,” katanya.

Humas PT Mayawana Persada, Yohanes Supriyadi, menegaskan perusahaan akan terus memberi bimbingan dan pendampingan.

“Dengan adanya relawan MPA, kami berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla semakin meningkat, sehingga tidak ada lagi warga yang membakar lahan di luar prosedur atau aturan saat membuka ladang,” jelasnya. (ars/ser)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#kebakaran #Pemadam #kayong utara #api #relawan #Mayawana Persada