Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Warga Karimata Kini Diakui Tinggal di Kawasan Konservasi

Danang Prasetyo • Sabtu, 18 Oktober 2025 | 13:23 WIB
CEO Yayasan Planet Indonesia (YPI) Novia Sagita.
CEO Yayasan Planet Indonesia (YPI) Novia Sagita.

PONTIANAK POST - CEO Yayasan Planet Indonesia (YPI), Novia Sagita, menegaskan pentingnya pengakuan terhadap keberadaan masyarakat yang tinggal di kawasan Cagar Alam Laut (CAL) Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara.

Hal itu disampaikannya saat kegiatan Konsultasi Publik Dokumen Blok Pengelolaan Cagar Alam Laut Kepulauan Karimata, yang digelar bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat. Novia mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat yang telah lama hidup berdampingan dengan kawasan konservasi.

“Perjuangan masyarakat akhirnya diakui. Kehadiran mereka kini diakomodasi melalui ruang-ruang kehidupan yang lebih manusiawi,” ujar Novi.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, menjadi bukti nyata komitmen untuk mewujudkan pengelolaan kawasan yang berkeadilan dan berkelanjutan.

“Yang terpenting sekarang adalah bagaimana masyarakat dipersiapkan agar mampu mengelola sumber daya alam dengan cara yang bertanggung jawab,” tambahnya.

Ia menjelaskan, potensi besar yang dimiliki Kepulauan Karimata bukan hanya dari sisi keindahan alam, tetapi juga peluang ekonomi, termasuk sektor pariwisata. Namun, ia mengingatkan agar pengelolaannya tidak berlebihan dan tetap menjaga fungsi lingkungan.

“Selain indah, kawasan ini juga memiliki kerentanan. Maka pengelolaan yang lestari menjadi kunci agar manfaatnya bisa dirasakan hingga generasi mendatang,” katanya (dan)

Editor : Hanif
#hidup berdampingan #laut #kawasan konservasi #kepulauan karimata #berkelanjutan #masyarakat