Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pemprov Kalbar & Pemkab Kayong Utara Kolaborasi Gelar Gerakan Pangan Murah, Sediakan 1.000 Paket Sembako

Danang Prasetyo • Sabtu, 22 November 2025 | 13:40 WIB

 

GPM : Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman Masjid Agung Oesman Al-Khair, Sukadana, Rabu (19/11/2025).
GPM : Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman Masjid Agung Oesman Al-Khair, Sukadana, Rabu (19/11/2025).

PONTIANAK POST - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Pemerintah Kabupaten Kayong Utara terus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan kebutuhan bahan pokok di daerah.

Hal ini diwujudkan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman Masjid Agung Oesman Al-Khair, Sukadana, Rabu (19/11).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 1.000 paket Sembako murah disediakan bagi warga, sebagai salah satu langkah konkret untuk meringankan beban masyarakat sekaligus menekan potensi kenaikan harga bahan pokok di tingkat daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu instrumen strategis pemerintah untuk menjaga inflasi tetap terkendali dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Gubernur menjelaskan bahwa paket Sembako murah yang dibagikan berisi beras premium 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter. Jika dihitung berdasarkan harga pasar, paket tersebut bernilai sekitar Rp120.000, namun masyarakat cukup membayar Rp90.000.

“Pasar murah ini bertujuan untuk menjaga inflasi, ya. Dan yang kedua, untuk membantu masyarakat, ya, supaya daya belinya meningkat. Dengan subsidi yang diberikan, masyarakat dapat membeli paket pangan senilai Rp120.000 hanya dengan Rp90.000. Kami berharap dengan adanya pasar murah ini, ekonomi masyarakat semakin terbantu," ungkap Gubernur Kalbar.

"Jadi kita sudah subsidi Rp30.000, Alhamdulillah tadi saya bicara dengan Direktur Bank Kalbar, Bapak Azhar Rudy, ya. Nah, juga Pemda. Jadi Rp50.000 Harga sudah kita sepakati. Nah, kemudian  mudah-mudahan bapak, ibu sekalian dengan ada pasar murah ini, ya, ekonominya semakin baik," tambahnya.

Sementara itu, Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalbar, khususnya Gubernur, yang kembali memilih Kayong Utara sebagai lokasi pelaksanaan GPM.

“Atas nama masyarakat Kayong Utara, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur dan jajaran Pemprov Kalbar. Ini adalah kunjungan kedua beliau setelah dilantik, dan alhamdulillah hari ini juga diisi dengan kegiatan Gerakan Pangan Murah,” kata Bupati Romi.

Ia menegaskan bahwa GPM memiliki dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam upaya pengendalian inflasi daerah.

“Kegiatan ini secara nyata sangat membantu masyarakat kami. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut agar beban biaya hidup masyarakat dapat berkurang, sekaligus mendukung tujuan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga,” ujarnya. (dan)

Editor : Hanif
#bantu masyarakat #pemkab kayong utara #paket sembako #gpm #pemprov kalbar #Sukadana