Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Warga Sukadana Diduga Jadi Korban Hipnotis, Sepeda Motor dan Perhiasan Hilang

Danang Prasetyo • Sabtu, 3 Januari 2026 | 13:39 WIB

 

KORBAN: Ratna Wati (43), warga diduga korban hipnotis empat pria tak dikenal.
KORBAN: Ratna Wati (43), warga diduga korban hipnotis empat pria tak dikenal.

PONTIANAK POST - Seorang warga Pangkalan Buton, Ratna Wati (43), diduga menjadi korban hipnotis empat orang tak dikenal saat melintas di Jalan Batu Daya I, Desa Sutera, Kecamatan Sukadana, Kayong Utara, Rabu (31/12). ‎

Berdasarkan penuturan korban, kejadian bermula ketika ia mengendarai sepeda motor seorang diri menuju Desa Sedahan. ‎Dalam perjalanan, Ratna melintas di perempatan dekat Kantor Satpol PP dan sempat berhenti karena hendak berbelok ke kanan.

‎‎Saat itu, korban mengaku telah menyalakan lampu sein dan sempat memastikan kondisi di belakangnya. Namun, tanpa disadari, arah laju sepeda motornya justru berubah ke kiri.

‎‎"Lampu sein sudah hidup ke kanan, saya lihat ke belakang ada orang atau tidak. Saya lihat ada motor, tapi entah kenapa malah belok ke kiri," ujar Ratna.

‎‎Tak lama berselang, korban diberhentikan oleh para pelaku. Salah seorang pelaku yang bertubuh kecil dan diingat korban mirip anaknya, kemudian merangkul korban sambil mengatakan ingin meminjam sepeda motor.

‎‎"Saya diberhentikan, lalu dirangkul sambil bilang mau pinjam motor. Setelah itu saya sudah tidak sadar apa-apa lagi," ungkapnya.

‎‎Korban baru tersadar setelah berada di rumah. Menurut keterangannya, ia ditemukan oleh seorang temannya dalam kondisi diam dan kebingungan di lokasi kejadian, sebelum kemudian dibawa pulang.

‎‎"Katanya saya ditemukan sama teman saya. Dia mau ke pasar, lihat saya berdiri sendiri kayak kebingungan, lalu dibawa pulang," katanya. ‎Setelah sadar sepenuhnya, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukadana, sekitar pukul 09.00 hingga 09.30 WIB.

‎‎Akibat kejadian itu, korban kehilangan sepeda motor Mio warna merah serta perhiasan berupa cincin dan anting-anting.

‎‎Beruntung, sepeda motor milik korban kemudian ditemukan oleh warga di tikungan Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, dalam kondisi terparkir di pinggir jalan.

‎‎Warga yang menemukan sepeda motor tersebut langsung menghubungi suami korban untuk memastikan kepemilikan kendaraan.

‎‎"Setelah itu motor diantar ke rumah sekitar pukul 15.00 WIB," jelas Ratna. ‎‎Korban memastikan jumlah pelaku sebanyak empat orang laki-laki.

‎‎Kapolsek Sukadana, Ipda Muhammad Iqbal, menjelaskan pihaknya masih melakukan pendalaman untuk memastikan modus yang digunakan para pelaku.

‎"Untuk hipnotis, korban sudah membuat laporan dan saat ini penanganannya kami limpahkan ke Polres. Pelaku masih dalam penyelidikan," sambungnya.

‎‎Iqbal juga  menambahkan,  saat korban pertama kali datang ke Polsek Sukadana, kondisinya masih belum stabil dan tampak linglung.

‎‎"Posisi korban saat di polsek masih linglung, seperti orang yang terpengaruh obat bius. Karena itu kami arahkan untuk membuat laporan ke polres agar penanganannya lebih lanjut,"tutupnya. (dan)

Editor : Hanif
#perhiasan #hilang #sepeda motor #korban hipnotis #Warga Sukadana