Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Polres Kayong Utara Kawal Audiensi TKBM Bina Mulia dengan KUPP Teluk Batang

Danang Prasetyo • Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:12 WIB
AUDIENASI : Kegiatan audiensi antara Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Bina Mulia Teluk Melano dengan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Teluk Batang.
AUDIENASI : Kegiatan audiensi antara Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Bina Mulia Teluk Melano dengan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Teluk Batang.

PONTIANAK POST - Kepolisian Resor (Polres) Kayong Utara mengerahkan puluhan personel untuk mengamankan jalannya audiensi antara Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Bina Mulia Teluk Melano dengan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Teluk Batang.

Berdasarkan Surat Perintah Kapolres Kayong Utara, sebanyak 30 personel disiagakan di lokasi di bawah pimpinan Kabagops Polres Kayong Utara, AKP Suhud Tri Haryatmo. Kehadiran Polri di tengah sekitar 80 anggota TKBM yang hadir bertujuan untuk memastikan ruang aspirasi tetap berjalan aman tanpa gangguan Kamtibmas.

"Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan proses penyampaian pendapat berjalan lancar dan aman. Kami mengapresiasi kerja sama semua pihak yang tetap menjaga kondusivitas selama forum berlangsung," ujar AKP Suhud.

Dalam audiensi tersebut, Wakil Ketua TKBM Bina Mulia, Baharudin, menyampaikan kekhawatiran anggotanya terkait minimnya pelibatan tenaga kerja lokal oleh pihak PBM Kayong Berkah Makmur (KBM). Ia menyebut adanya kendala komunikasi dengan perusahaan induk/pemakai jasa yang menyebabkan ketidakpastian kerja.

"Kami ingin mendengarkan langsung dari pihak KUPP dan penegak hukum. Jangan sampai ada isu di luar seolah TKBM menghambat proyek nasional, padahal kami hanya memperjuangkan hak dan kesepakatan kerja," tegas Baharudin.

Menanggapi hal tersebut, Kepala KUPP Kelas III Teluk Batang, Ir. Aksar, S.T., M.T., menjelaskan bahwa aktivitas di Pulau Penebang memiliki tantangan tersendiri dibandingkan pelabuhan umum, mulai dari fasilitas yang belum memadai hingga faktor alam.

"Kami memberikan beberapa kebijakan sementara agar aktivitas ekonomi tetap berjalan sambil perlahan kami tekankan agar semua pihak memenuhi regulasi yang berlaku. Kami sangat berterima kasih atas forum ini sebagai wadah mencari solusi bersama," jelas Ir. Aksar.

Setelah melalui diskusi yang cukup panjang namun tetap tertib, audiensi ini menghasilkan beberapa poin penting sebagai langkah tindak lanjut, diantaranya direncanakan akan diadakan pertemuan kembali pada 11 Februari 2026 di Polres Kayong Utara.

Pertemuan mendatang akan menghadirkan TKBM Bina Mulia, PBM Kayong Berkah Makmur, serta pemilik perusahaan/pemakai jasa guna membahas kesepakatan kontrak secara mendalam. Seluruh pihak sepakat untuk tetap menjaga ketertiban umum selama masa tunggu hingga pertemuan lanjutan dilaksanakan.

 Baca Juga: Ngopi Bareng di Desa Ratu Elok, Bupati Ketapang Tampung Keluhan dan Aspirasi Masyarakat

Sementara mengenai hal ini masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum valid terkait operasional pelabuhan di Teluk Batang. (dan)

Editor : Hanif
#KUPP #sengketa #TKBM #teluk batang #Bina Mulia #kontrak kerja #audiensi #Polres Kayong Utara