PONTIANAK POST - Balap liar sepeda motor di bibir Pantai Pulau Datok, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara diakui meresahkan pengunjung dan warga sekitar. Kondisi ini pun membuat ketidaknyamanan saat berada di pantai andalan tersebut. Sejumlah remaja terlihat memacu kendaraan di area bibir pantai, yang dinilai sangat membahayakan keselamatan dan berpotensi memicu kecelakaan, terutama saat jumlah pengunjung meningkat pada hari libur.
Kondisi ini bukan kali pertama dikeluhkan masyarakat. Aksi kebut-kebutan tersebut kerap terjadi, khususnya pada akhir pekan dan hari libur, seolah menjadi ajang unjuk diri di tengah keramaian wisatawan yang datang berlibur bersama keluarga.
Salah seorang warga Sukadana, Budi, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap aktivitas tersebut. Ia menilai, jika tidak segera ditertibkan, balap liar di kawasan wisata itu bisa berujung pada jatuhnya korban jiwa.
“Kita minta yang balap-balap itu ditertibkan, jangan tunggu ada korban jiwa baru bergerak. Apalagi kalau hari libur, makin suka ngegas-ngegas, anjongan (cari perhatian) kali,” ujarnya, Senin (9/2).
Menurut Budi, para remaja itu tidak hanya memacu kendaraan di bibir pantai, tetapi juga di sejumlah akses jalan di sekitar Pantai Pulau Datok. Padahal, kawasan tersebut kerap dimanfaatkan warga untuk berolahraga, pada sore hari, serta menjadi jalur lalu lalang pengunjung wisata.
Warga berharap pihak terkait, baik aparat kepolisian maupun instansi pemerintah daerah, segera mengambil langkah tegas untuk menertibkan aktivitas balap liar tersebut. Penertiban dinilai penting demi menjaga keamanan, kenyamanan pengunjung, serta citra Pantai Pulau Datok sebagai salah satu destinasi wisata andalan di Kayong Utara. (dan)
Editor : Hanif