Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Dinkes Kayong Utara Klarifikasi Belum Terima Laporan Temuan Ayam Berulat di Menu MBG

Danang Prasetyo • Kamis, 19 Februari 2026 | 12:41 WIB
Maria Fransisca
Maria Fransisca

PONTIANAK POST - Dinas Kesehatan dan KB Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat memastikan belum menerima laporan resmi terkait dugaan temuan belatung dalam omprengan berisi menu ayam goreng berulat yang viral di media sosial. Mengenai hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kayong Utara, dr. Maria Fransisca A.S.,M.A.R.S, pihaknya justru mengetahui informasi tersebut dari media sosial, bukan melalui laporan formal sebagaimana prosedur yang berlaku.

“Terus terang kami mengetahuinya justru dari media sosial. Artinya, tidak ada laporan resmi seperti biasanya,” ujarnya.

Menurut Sisca, hingga saat ini belum ada pengaduan dari orang tua murid, guru, maupun pihak sekolah. Bahkan, kepala SPPG yang disebut-sebut terkait kasus tersebut juga belum memberikan keterangan yang jelas.

“Kami masih menelusuri kasus ini. Sementara ini dari kepala SPPG belum ada penjelasan yang jelas. Karena itu, kami juga meminta rekan-rekan ( tim DINKES .RED ) untuk ikut menyelidiki dan memastikan apakah informasi tersebut benar adanya dan apakah memang berasal dari makanan yang disediakan,” katanya.

Baca Juga: Pemkab Kayong Utara Launching Gerakan Indonesia ASRI di Pantai Pulau Datok Sukadana

Ia menegaskan, Dinas Kesehatan memiliki grup komunikasi bersama para kepala SPPG dan satgas di tingkat kabupaten. Namun, sejauh ini tidak ada laporan atau informasi yang disampaikan melalui jalur tersebut.

“Kami cek di grup bersama kepala SPPG dan satgas kabupaten, tidak ada satu pun yang menyampaikan kejadian itu,” tegasnya.

Dinas Kesehatan menyatakan akan terus melakukan penelusuran guna memastikan kebenaran informasi yang beredar serta sumber makanan yang diduga bermasalah tersebut.

Sementara sebelumnya dikatakan, Kepala Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ahmad Muhdor dari dapur Kyra Catering membenarkan adanya laporan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa temuan ayam berulat hanya terjadi pada satu omprengan dari ribuan porsi yang disiapkan.

“Semua relawan makan ayam goreng. Tiba-tiba sekitar jam 10 ada laporan masuk. Padahal sekitar 90 siswa itu suka dan tidak ada keluhan. Saya datang ke sekolah, guru-guru bilang tidak ada masalah, aman. Kami cuma diinformasikan saja. Waktu saya datang, barang itu tidak ada. Memang laporannya ada. Tiba-tiba tengah malam sekolah kirim video ayam berulat ke grup, nah itu otomatis videonya tersebar,” tuturnya.

Ia juga mengklaim, setelah dilakukan pengecekan, ayam yang ada dalam video tersebut berbeda dengan ayam yang disediakan oleh pihaknya.

Baca Juga: Temuan Ulat dalam Menu MBG Kayong Utara, Orang Tua Desak Pengawasan Kualitas Makanan

“Pas saya cek ke sana, ayamnya beda dengan ayam kami. Entah ada yang iseng atau bagaimana. Benda (omprengan yang ada ulat) itu cuma satu saja dari sekitar 2.500 omprengan. Kalau lebih dari dua omprengan mungkin masih bisa disebut kejadian, itupun kurang dari lima jam, karena kami masak jam 3 dan temuan itu jam 10,” tutupnya. (dan)

Editor : Hanif
#SPPG #kasus kesehatan #kayong utara #dinkes #penyelidikan