PONTIANAK POST - Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari, melakukan kunjungan kerja untuk memastikan progres pembangunan sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Kayong Utara berjalan sesuai dengan perencanaan dan jadwal yang telah ditetapkan.
Peninjauan tersebut dilakukan terhadap pembangunan Gedung Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) yang berlokasi di Simpang Tiga Siduk serta pembangunan Gedung PICU–NICU (Pediatric Intensive Care Unit–Neonatal Intensive Care Unit) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Muhammad Jamaluddin I.
“Hari ini kami jadwalkan untuk meninjau kegiatan pembangunan khususnya di dinas kesehatan, mulai dari pembangunan Labkesda hingga pembangunan gedung PICU–NICU di RSUD Sultan Muhammad Jamaluddin I. Kami ingin memastikan progres pembangunan ini berjalan sesuai jadwal dan dapat segera dimanfaatkan untuk pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Wabup Amru saat meninjau gedung PICU-NICU RSUD, Sukadana.
Dengan adanya Labkesda, diharapkan kapasitas dan akurasi pelayanan laboratorium kesehatan di Kabupaten Kayong Utara semakin meningkat, sehingga dapat menunjang upaya pencegahan, deteksi dini, dan pengendalian penyakit.
Sementara itu, pembangunan Gedung PICU–NICU di RSUD Sultan Muhammad Jamaluddin I menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat layanan kesehatan rujukan, khususnya bagi pasien anak dan bayi yang membutuhkan penanganan intensif.
“Harapan kita, setelah pembangunan ini selesai, layanan kesehatan di Kayong Utara semakin baik, lebih lengkap, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam pelayanan kesehatan anak dan bayi,” tambahnya.
Dikesempatan tersebut, Direktur RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I, Kasianus, menjelaskan pembangunan ini merupakan bagian dari program Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat yang sumber anggarannya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
Ia menjelaskan bahwa pembangunan gedung ini ditujukan khusus untuk meningkatkan layanan perawatan bayi dan anak.
"Pembangunan ini khusus untuk ruang Perina atau perawatan anak. Dengan adanya gedung tersendiri, pelayanan bisa lebih terfokus dan optimal," ujar Kasianus.
Ia juga mengatakan bahwa progres pembangunan gedung PICU–NICU telah mencapai 90 persen, namun masih terdapat dua ruangan yang belum dapat diselesaikan tahun ini akibat keterbatasan anggaran.
"Memang ada dua ruangan yang belum kita selesaikan tahun ini karena masih kekurangan anggaran. Insya Allah tahun depan akan kita anggarkan melalui dana BLUD," katanya.
Selain proyek ini, RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I juga dijadwalkan mendapat dua peningkatan layanan pada tahun depan, yaitu pembangunan catheterization laboratory (cath lab) untuk jantung dan ruang Sitotoksik.
"Tahun depan insya Allah kita dapat pembangunan cath lab untuk jantung dan ruang sitopsis untuk kanker," ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh pengembangan ini sesuai arahan Kementerian Kesehatan untuk memperkuat layanan KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, dan Urologi/Ginjal), termasuk layanan cuci darah.
"Semua pembangunan ini kita lakukan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegas Kasianus.
Melalui peninjauan ini, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara menegaskan komitmennya untuk terus memastikan setiap program pembangunan berjalan tepat sasaran dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan. (dan)
Editor : Hanif