PONTIANAK POST – Suasana kebersamaan dan kepedulian sosial terasa kental dalam peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah yang digelar di halaman Masjid Oesman Al-Khair Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Jumat (6/3). Kegiatan tersebut diisi dengan buka puasa akbar serta santunan bagi anak yatim dan kaum duafa.
Sekitar 1.000 orang hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari unsur pemerintah daerah, tokoh agama, hingga masyarakat setempat. Momentum ini sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat semangat berbagi di bulan suci Ramadan.
Turut hadir dalam kegiatan itu Bupati Kayong Utara Romy Wijaya, Kapolres Kayong Utara AKBP Adi Prabowo, Wakil Bupati Amru Chanwari, Wakapolres Kompol Denny Satria, Sekretaris Daerah Erwin Sudrajat, serta unsur Forkopimda dan tokoh agama.
Selain itu, hadir pula Danramil Sukadana Kapten M. Aris mewakili Dandim 1203 Ketapang, para pejabat utama Polres Kayong Utara, pengurus Masjid Oesman Al-Khair, serta masyarakat yang memadati area masjid.
Baca Juga: Santri Kayong Utara Meninggal Dunia Diduga Korban Kekerasan di Ponpes, Keluarga Minta Kasus Diusut
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Ustadz Nurul Badri, kemudian dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Rustam. Acara kemudian dilanjutkan dengan laporan panitia sekaligus sambutan dari Ketua Umum Masjid Oesman Al-Khair, H. Nazril Nijar.
Dalam sambutannya, Nazril menjelaskan bahwa kegiatan sengaja dilaksanakan di halaman terbuka masjid agar jamaah dapat menikmati suasana menjelang waktu berbuka puasa.
“Dalam kegiatan ini santunan akan diberikan kepada anak-anak yatim dan kaum duafa. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus memakmurkan Masjid Oesman Al-Khair dengan kegiatan ibadah,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kayong Utara Romy Wijaya menyampaikan bahwa anak yatim dan kaum duafa merupakan amanah yang harus diperhatikan bersama oleh masyarakat.
Menurutnya, kegiatan buka puasa akbar yang diikuti sekitar 1.000 peserta serta santunan kepada 200 anak yatim dan duafa mencerminkan nilai-nilai Islam yang menjunjung tinggi kepedulian sosial.
Baca Juga: Safari Ramadan di Teluk Batang Selatan, Bupati Romi Wijaya Ajak Warga Perkuat Kebersamaan
“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia yang dipimpin oleh Bapak H. Nazril Hijar atas inisiatif luar biasa ini. Mengumpulkan seribu orang untuk berbagi adalah kerja keras yang insyaallah bernilai pahala berlipat ganda di bulan suci ini,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan agar kepedulian terhadap sesama terus dijaga dan tidak hanya dilakukan pada momentum tertentu.
“Jangan biarkan ada anak yatim di sekitar kita yang merasa sendirian. Jangan biarkan tetangga kita kesulitan makan sementara kita hidup berkecukupan. Jadikan kepedulian ini sebagai gaya hidup, bukan sekadar kegiatan seremonial,” pesannya.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan santunan secara simbolis kepada 10 anak yatim dan kaum duafa. Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah Ramadan yang disampaikan oleh Dr. H. Sudirmansyah.
Melalui kegiatan ini, peringatan Nuzulul Qur’an tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan, kepedulian sosial, serta silaturahmi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat di Kabupaten Kayong Utara. (*)
Editor : Miftahul Khair