Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

DPRD Kayong Utara Minta Kasus Kematian Santri Irfan Zaki Azizi Diungkap Secara Transparan

Danang Prasetyo • Kamis, 26 Maret 2026 | 15:24 WIB

 

UNGKAP : Anggota DPRD Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat, Syaiful Hartadin berharap aparat penegak hukum dapat mengungkap meninggalnya Irfan Zaki Azizi.
UNGKAP : Anggota DPRD Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat, Syaiful Hartadin berharap aparat penegak hukum dapat mengungkap meninggalnya Irfan Zaki Azizi.

PONTIANAK POST  - Anggota DPRD Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat, Syaiful Hartadin,berharap kepada aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian dapat mengungkap meninggalnya Santri asal Kabupaten Kayong Utara, Irfan Zaki Azizi, Jumat (13/3) lalu.  Almarhum merupakan Santri SMA kelas XI Tahfizull Qu'ran Labbaik, Kabupaten Kubu Raya.

Sebelumnya korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan sejumlah luka lebam di wajah, dan sempat menjalani perawatan di RSU Santo Antonius Pontianak, namun nyawanya tidak tertolong, sehingga keluarga korban meminta keadilan.

"Selaku wakil masyarakat di Kabupaten Kayong Utara saya juga berharap dan menekankan kepada aparat penegak hukum memproses sehingga menemukan benang merahnya sehingga tercipta suatu keadilan bagi seluruh masyarakat terutama bagi almarhum adik kita,"ungkap legislator Ketua Komisi I, partai Gelora ini kepada Pontianak Post, Rabu (25/3).  

Kejadian ini menurut dia, sangat memperihatinkan, apalagi kejadian ini diduga adanya penganiaan yang diterima almarhum, dan saat ini kasus tersebut dalam penganan oleh pihak kepolisian. 

"Meninggalnya adik kita tentunya yang sedang berjuang menjalankan pendidikannya di salah satu pondok pesantren di Kabupaten Kubu Raya, ini merupakan kejadian yang cukup memperhatikan tentunya bagi dunia pendidikan khususnya pondok pesantren,"katanya. 

"Saya berharap dalam masalah ini tidak ada yang ditutup-tutupi oleh siapapun termasuk pondok pesantren. Jika ada unsur pidana di dalamnya saya berharap untuk dapat diproses secara maksimal. Karena ini merupakan hal yang cukup memprihatinkan tentunya bagi kita semua,"sambungnya. 

Selanjutnya ia sangat mengecam jika memang kejadian tersebut disebabkan adanya penganiaan yang diterima oleh santri asal Kabupaten Kayong Utara ini.

"Karena adanya dugaan kekerasan saya mengecam tindakan tersebut. Memohon untuk lembaga-lembaga pendidikan lainnya baik formal ataupun pondok pesantren agak lebih dekat lagi mengawasi proses belajar mengajar, atau proses berjalannya pendidikan di satuan-satuan tersebut,"imbuhnya. (dan)

Editor : Hanif
#kematian Santri #polisi #keadilan #penganiayaan #keluarga korban #Irfan Zaki Azizi