PONTIANAK POST – Pemerintah terus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat dengan Gerakan Pangan Murah yang menjadi langkah konkret pemerintah dalam menekan laju inflasi daerah, sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau
Kegiatan itu digelar oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Pemerintah Kabupaten Kayong Utara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, didampingi Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, serta Wakil Bupati, Amru Chanwari, bersama unsur Forkopimda, bertempat di halaman Masjid Oesman Al-Khair, Sukadana, Jumat (10/4).
Gubernur Kalbar, Ria Norsan menyampaikan GPM menjadi langkah konkret pemerintah dalam menekan laju inflasi daerah sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
"Tadi sudah dijelaskan bapak Bupati, GPM ini untuk menjaga angka inflasi, kemudian juga operasi pasar ya dan membantu masyarakat," ucapnya.
Baca Juga: Musrenbang RKPD 2027 Kayong Utara Dorong Pembangunan Tepat Sasaran di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pada kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan 1000 paket serta memberikan diskon potongan harga paket pangan yang semulanya Rp. 90.000 menjadi Rp. 50.000 yang terdiri dari beras premium, minyak goreng dan gula.
"Kalau bapak bupati sudah setuju, ya kita berikan sesuai permintaan bapak ibu dengan harga Rp. 50.000 kira-kira," ucap Norsan.
Sementara itu, Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya mengatakan program itu adalah salah satu bentuk kepedulian pemerintah, dalam rangka pengendalian inflasi.
"Program ini adalah salah satu bentuk kepedulian pemerintah dalam pengendalian inflasi, karena biar bagaimana pun tentunya dengan kondisi dan situasi saat ini harga-harga terus melonjak," ungkap Bupati Romi. (dan)
Editor : Hanif