Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Wabup Amru Chanwari Sebut Potensi Karhutla 2026 Jadi Alarm, Minta Pencegahan Diperkuat Sejak Dini

Danang Prasetyo • Kamis, 23 April 2026 | 09:22 WIB
Rapat koordinasi penanggulangan karhutla sebagai tindak lanjut arahan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan. (PROKOPIM KKU)
Rapat koordinasi penanggulangan karhutla sebagai tindak lanjut arahan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan. (PROKOPIM KKU)

PONTIANAK POST - Wakil Bupati Kayong Utara Amru Chanwari menegaskan pentingnya langkah cepat, kolaboratif, dan berbasis pencegahan dalam menghadapi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Kayong Utara tahun 2026.

Hal tersebut disampaikan Wabup Amru saat memimpin rapat koordinasi penanggulangan Karhutla sebagai tindak lanjut arahan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) pada apel kesiapsiagaan yang sebelumnya digelar di Pontianak.

Dalam sambutannya, Wabup Amru mengungkapkan bahwa Provinsi Kalimantan Barat menjadi salah satu wilayah yang masuk kategori rawan Karhutla, bersama Provinsi Riau. Bahkan, di tingkat kabupaten, Kayong Utara termasuk dalam lima daerah dengan potensi kerawanan tersebut.

“Meski kita berada pada urutan kelima, hal ini tidak boleh membuat kita lengah. Justru ini menjadi alarm bagi kita semua untuk bergerak cepat dan memperkuat kesiapsiagaan sejak dini,” tegas Wabup Amru, Rabu (22/4).

Baca Juga: Polres Kayong Utara Jamin Iklim Usaha Aman, Tegas Berantas Premanisme dan Pungli

Menurutnya, penanggulangan Karhutla tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor. Melalui rapat koordinasi ini, Pemkab berupaya menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat.

Dia juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca yang dalam beberapa hari terakhir diguyur hujan tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kewaspadaan. Ia menekankan bahwa kesiapan menghadapi Karhutla harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan reaktif saat kejadian.

Dia meminta para camat untuk aktif menjalin komunikasi dengan masyarakat di wilayah masing-masing, mengingat keterbatasan personel di lapangan. Pendekatan preventif melalui edukasi dan sosialisasi dinilai sebagai kunci utama dalam menekan potensi terjadinya Karhutla. (dan)

Editor : Hanif
#sinergi lintas sektor #kayong utara #Amru Chanwari #karhutla #pencegahan