Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

DPRD Kayong Utara Dukung Investasi PT DIB Harita Group, Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Miftahul Khair • Kamis, 23 April 2026 | 15:30 WIB
Ketua Pansus LKPJ Ishak ST bersama jajaran pimpinan DPRD Kayong Utara pada Rapat Kerja Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2027, Selasa (23/4). (DOK ISTIMEWA)
Ketua Pansus LKPJ Ishak ST bersama jajaran pimpinan DPRD Kayong Utara pada Rapat Kerja Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2027, Selasa (23/4). (DOK ISTIMEWA)

 

PONTIANAK POST - Dukungan terhadap investasi PT Dharma Inti Bersama (DIB) di Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) terus menguat. DPRD Kabupaten Kayong Utara menilai kehadiran proyek strategis nasional tersebut telah memberikan dampak nyata, terutama dalam penyerapan tenaga kerja lokal.

Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) di Desa Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara. KIPP yang dikelola PT Dharma Inti Bersama (Harita Group) merupakan pusat pengolahan dan pemurnian bijih bauksit untuk produksi alumina dan aluminium yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Anggota DPRD Kayong Utara Abdul Rani pada Rapat Kerja Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2027, Selasa (23/4). (DOK ISTIMEWA)
Anggota DPRD Kayong Utara Abdul Rani pada Rapat Kerja Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2027, Selasa (23/4). (DOK ISTIMEWA)

Ketua Pansus, Ishak ST, mengungkapkan bahwa hingga saat ini sekitar 1.800 tenaga kerja lokal telah terserap dalam proyek tersebut.

Baca Juga: Safari Ramadan PT DIB Bersama Masyarakat di Kayong Utara

“DPRD berterima kasih kepada PT DIB karena sudah mempekerjakan tenaga kerja lokal. Namun kami juga mendorong agar kompetensi mereka terus ditingkatkan, baik hard skill maupun soft skill, sehingga bisa naik ke level yang lebih tinggi,” ujarnya pada Rapat Kerja Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2027, Selasa (23/4).

DPRD Kayong Utara dalam Rapat Kerja Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2027, Selasa (23/4). (DOK ISTIMEWA)
DPRD Kayong Utara dalam Rapat Kerja Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2027, Selasa (23/4). (DOK ISTIMEWA)

Selain itu, ujarnya, DPRD mencatat keberadaan tenaga kerja asing masih dibutuhkan untuk mengisi posisi teknis tertentu. Ke depan diharapkan transfer pengetahuan dapat memperkuat kapasitas tenaga kerja lokal.

Anggota DPRD lainnya, Abdul Rani, memberikan apresiasi kepada PT DIB karena meskipun belum memasuki tahap produksi, perusahaan telah memberikan kontribusi signifikan bagi masyarakat.

DPRD Kayong Utara dalam Rapat Kerja Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2027, Selasa (23/4). (DOK ISTIMEWA)
DPRD Kayong Utara dalam Rapat Kerja Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2027, Selasa (23/4). (DOK ISTIMEWA)

Baca Juga: PT DIB Gelar Program Makanan Tambahan untuk Cegah Stunting di Desa Pelapis

“Belum produksi tapi sudah memberikan kontribusi berupa lapangan pekerjaan, pelatihan keterampilan, hingga pemberdayaan masyarakat kepulauan,” katanya.

DPRD Kayong Utara pun optimistis, seiring dengan percepatan operasional KIPP, kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan semakin meningkat.

Perwakilan manajemen PT DIB menegaskan bahwa kehadiran KIPP telah mulai menciptakan efek berganda (multiplier effect) di berbagai sektor.

Aktivitas proyek mendorong peningkatan perputaran ekonomi masyarakat, membuka peluang usaha baru, serta meningkatkan permintaan bahan baku dari wilayah sekitar, termasuk desa-desa penyangga seperti Pelapis.

Monumen Tugu Durian menjadi landmark Sukadana Kabupaten Kayong Utara. (DOK ISTIMEWA)
Monumen Tugu Durian menjadi landmark Sukadana Kabupaten Kayong Utara. (DOK ISTIMEWA)

 

Komitmen terhadap masyarakat juga diwujudkan melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), mulai dari bantuan kebutuhan pokok, dukungan energi, hingga kontribusi terhadap pengembangan infrastruktur dasar di wilayah sekitar kawasan industri. (*)

Editor : Miftahul Khair
#pulau penebang #dprd kayong utara #PT DIB #investasi #Desa Pelapis