KAYONG UTARA — Seekor orangutan yang masuk ke lahan perkebunan di Desa Pemangkat, Dusun Pemangkat Jaya, Kecamatan Simpang Hilir, menghebohkan warga sekitar pada Kamis (23/4) pagi.
Hewan endemik Indonesia itu dilaporkan masuk ke kebun warga pada pukul 09.00 WIB. Proses evakuasi melibatkan berbagai pihak, mulai dari tim YIARI, BKSDA, Taman Nasional Gunung Palung (TNGP), hingga unsur TNI-Polri dan masyarakat setempat.
Tim gabungan terlebih dahulu melakukan pengecekan dan observasi di lokasi kebun warga yang terdampak.
Dari hasil penelusuran, ditemukan sejumlah jejak dan indikasi keberadaan orangutan di sekitar area tersebut, yang diduga menjadi penyebab kerusakan tanaman.
Selanjutnya, tim melakukan langkah penanganan terpadu, mulai dari asesmen lapangan hingga mitigasi konflik antara manusia dan satwa liar.
Orangutan tersebut kemudian berhasil dievakuasi dan dipindahkan ke habitat yang lebih aman di kawasan Desa Batu Barat, yang masih berada dalam wilayah Taman Nasional Gunung Palung.
Selama proses evakuasi, jajaran Polsek Simpang Hilir turut mendampingi guna memastikan kegiatan berjalan aman, sekaligus membantu pengumpulan data dan informasi di lapangan.
Seluruh rangkaian kegiatan selesai sekitar pukul 09.40 WIB dalam kondisi aman dan terkendali. Penanganan ini diharapkan dapat meminimalkan konflik serupa ke depan sekaligus menjaga kelestarian satwa liar di wilayah Kayong Utara. (*)
Editor : Miftahul Khair