Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kayong Utara Masuk Wilayah Rawan Karhutla, Wabup Minta Sinergi dan Kesiapsiagaan Ditingkatkan

Danang Prasetyo • Selasa, 5 Mei 2026 | 12:34 WIB
 Amru Chanwari mengingatkan bahwa kondisi cuaca yang dalam beberapa hari terakhir diguyur hujan tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kewaspadaan. (ISTIMEWA)
Amru Chanwari mengingatkan bahwa kondisi cuaca yang dalam beberapa hari terakhir diguyur hujan tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kewaspadaan. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Wakil Bupati Kayong Utara Amru Chanwari mengungkapkan bahwa Provinsi Kalimantan Barat menjadi salah satu wilayah yang masuk kategori rawan Karhutla, termaksud di Kabupaten Kayong Utara. Dia menegaskan kemarin,“Meski kita berada pada urutan kelima, hal ini tidak boleh membuat kita lengah. Justru ini menjadi alarm bagi kita semua untuk bergerak cepat dan memperkuat kesiapsiagaan sejak dini.” 

Menurutnya, penanggulangan Karhutla tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor. Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara berupaya menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat.

Wabup Amru juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca yang dalam beberapa hari terakhir diguyur hujan tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kewaspadaan. Ia menekankan bahwa kesiapan menghadapi Karhutla harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan reaktif saat kejadian.

“Kondisi hujan saat ini jangan membuat kita lengah. Justru persiapan harus kita lakukan sejak dini. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk pelaku usaha dan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Bupati Mempawah Dorong Pemekaran OPD untuk Percepat Pembangunan Sektor Strategis Daerah

Lebih lanjut, ia meminta para camat untuk aktif menjalin komunikasi dengan masyarakat di wilayah masing-masing, mengingat keterbatasan personel di lapangan. Pendekatan preventif melalui edukasi dan sosialisasi dinilai sebagai kunci utama dalam menekan potensi terjadinya Karhutla.

“Kita harus fokus pada upaya pencegahan. Sosialisasi kepada masyarakat menjadi hal yang sangat penting untuk menggugah kesadaran bersama. Lebih baik kita repot di awal dalam melakukan sosialisasi, daripada menghadapi dampak besar di kemudian hari,” tambahnya. (dan)

Editor : Hanif
#sinergi lintas sektor #Amru Chanwari #Wabup Kayong Utara #siaga karhutla #pencegahan