Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pemkab Kayong Utara Minta SPPG Prioritaskan Produk Pertanian dan Peternakan Lokal

Danang Prasetyo • Selasa, 19 Mei 2026 | 14:19 WIB
Rapat audiensi lintas komisi terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kayong Utara.  (PROKOPIM KKU)
Rapat audiensi lintas komisi terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kayong Utara. (PROKOPIM KKU)

PONTIANAK POST - Sekretaris Daerah Kabupaten Kayong Utara, Erwin Sudrajat, menghadiri rapat audiensi lintas komisi terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Kayong Utara, Sukadana, Senin (18/5).

Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kayong Utara, Abdul Zamad, serta turut dihadiri Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Peduli Kayong Utara, organisasi perangkat daerah terkait, dan perwakilan Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kayong Utara.

Audiensi tersebut memfokuskan pembahasan pada evaluasi pelaksanaan Program MBG, penentuan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta upaya pemberdayaan petani dan pelaku usaha lokal dalam mendukung keberlangsungan program nasional tersebut.

“Dari 16 SPPG tersebut, saat ini melayani sekitar 31.501 penerima manfaat,” ungkap Sekda Erwin.

Baca Juga: Pemkab Kubu Raya Dorong Percepatan Program MBG untuk Tekan Stunting dan Pengangguran

Sementara itu, Sekda Erwin juga menyoroti pentingnya keterlibatan petani dan pelaku usaha lokal dalam mendukung kebutuhan bahan baku program MBG. Menurutnya, hasil pertanian dan peternakan masyarakat lokal seharusnya dapat diserap oleh SPPG guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi daerah.

“Secara umum, hasil pertanian dan peternakan masyarakat lokal memang seharusnya bisa diserap oleh SPPG. Ini menjadi pemikiran bersama agar program MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi, tetapi juga mendorong peningkatan ekonomi masyarakat,” katanya.

Melalui audiensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara berharap pelaksanaan Program MBG dapat berjalan optimal sekaligus memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan petani lokal, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan daerah. (dan)

Editor : Hanif
#peternakan lokal #Mbg #SPPG #Sekda Kayong Utara #hasil pertanian