PONTIANAK POST – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di kampung halaman tokoh nasional Oesman Sapta Odang atau OSO di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, berlangsung meriah dan penuh nuansa kebersamaan, Rabu (27/5/2026).
Rangkaian kegiatan bertajuk “OSO Balik Kampung” itu menghadirkan sejumlah tokoh nasional, mulai dari Mohammad Mahfud MD, Das'ad Latif, hingga Raja Sapta Oktohari. Ribuan warga pun memadati sejumlah agenda keagamaan dan sosial yang digelar di Kecamatan Sukadana.
Ribuan Warga Terima Sedekah Iduladha dari Keluarga OSO
Suasana haru dan antusias terlihat sejak pagi di kediaman OSO di Jalan Kota Karang, Sukadana. Sekitar 4.000 warga Kabupaten Kayong Utara menerima sedekah Iduladha yang dibagikan keluarga besar OSO.
Warga dari berbagai kalangan tampak rela mengantre demi mendapatkan bantuan tersebut. Panitia membagi jalur distribusi menjadi tiga pintu, yakni untuk anak-anak, dewasa, dan ibu-ibu agar pembagian berlangsung tertib.
Agenda tahunan itu menjadi bagian penting dalam rangkaian “OSO Balik Kampung” yang selama ini dikenal dekat dengan masyarakat Kayong Utara.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami dan keluarga di momen Iduladha. Semoga kegiatan seperti ini terus ada karena benar-benar membantu masyarakat kecil,” ujar Ilham, salah seorang warga penerima sedekah di Sukadana.
Tabligh Akbar Dipadati Ratusan Jemaah
Puncak kegiatan berlangsung di Masjid Agung Oesman Al-Khair melalui Tabligh Akbar Iduladha yang dihadiri sekitar 750 jamaah.
Selain Mahfud MD dan Das’ad Latif, kegiatan itu juga dihadiri Ketua MUI Kalbar Prof. KH. Wajidi Sayadi, Bupati Kayong Utara Romi Wijaya, serta Kapolres Kayong Utara AKBP Adi Prabowo.
Dalam tausiah yang disampaikan, Das’ad Latif mengangkat kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS sebagai teladan keikhlasan dan kepedulian sosial.
Ia juga mengapresiasi berbagai kegiatan sosial yang digelar dalam rangkaian OSO Balik Kampung yang dinilai memberi dampak langsung bagi masyarakat.
“Iduladha mengajarkan bahwa pengorbanan bukan hanya soal menyembelih hewan kurban, tetapi bagaimana manusia mampu mengorbankan ego, kepentingan pribadi, dan belajar peduli terhadap sesama,” ujar Das'ad Latif dalam tausiahnya di Tabligh Akbar Iduladha di Sukadana.
OSO Balik Kampung Kembali Hidupkan Tradisi Iduladha di Kayong Utara
Bagi masyarakat Kayong Utara, Iduladha tahun ini tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga ruang silaturahmi dan kebersamaan antara tokoh nasional dan warga kampung halaman.
Sejumlah warga terlihat bertahan hingga siang hari mengikuti rangkaian tabligh akbar dan kegiatan sosial lainnya.
Kehadiran aparat keamanan dari Polres Kayong Utara turut memastikan seluruh agenda berlangsung aman dan kondusif.
Sebelumnya, Polres Kayong Utara juga melaksanakan pengamanan Salat Iduladha di Masjid Asmaul Husna Polres Kayong Utara.
Sekitar 150 jemaah mengikuti salat yang dimulai pukul 06.30 WIB dengan imam dan khatib Ustaz Sudirmasyah S.Pd.
Dalam khotbahnya, ia mengingatkan pentingnya perjuangan dan keikhlasan dalam berkorban demi kepentingan agama dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan Iduladha di Sukadana memperlihatkan kuatnya ikatan emosional antara OSO dengan masyarakat Kayong Utara sebagai kampung halamannya.
Selain menjadi agenda keagamaan, kegiatan tersebut juga memperkuat nilai gotong royong, solidaritas sosial, dan kepedulian terhadap masyarakat kecil di momentum hari raya kurban. (ars)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro