8 Hari Menuju MTQ XXXIV Kalbar, Sukadana Siaga: Pengamanan, Listrik hingga Internet Dipastikan Andal

Miftahul Khair • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 16:56 WIB
Asistensi III Persiapan Pelaksanaan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Sukadana, Kamis (23/7). (ISTIMEWA)
Asistensi III Persiapan Pelaksanaan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Sukadana, Kamis (23/7). (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST – Delapan hari menjelang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat, kesiapan Kabupaten Kayong Utara sebagai tuan rumah terus dimatangkan. Tidak hanya venue dan pelayanan kafilah, pengamanan, keandalan listrik hingga jaringan internet untuk mendukung streaming dari venue perlombaan ikut dipastikan.

Kesiapan tersebut dibahas dalam Asistensi III Persiapan Pelaksanaan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Sukadana, Kamis (23/7). Pertemuan diisi paparan Ketua Umum LPTQ Kalbar Andi Musa, Kapolres Kayong Utara AKBP Adi Prabowo, serta penjelasan kesiapan dari PLN Sukadana dan Telkom.

MTQ XXXIV Kalbar akan berlangsung 1–9 Agustus 2026. Asistensi III yang digelar 22–24 Juli menjadi tahapan terakhir setelah Asistensi I pada 18–19 Januari dan Asistensi II pada 4–5 Mei 2026. Asistensi dilakukan untuk membangun komunikasi dan kerja sama LPTQ Kalbar dengan panitia sekaligus mengetahui secara langsung kesiapan Kayong Utara sebagai tuan rumah.

Baca Juga: Air Bersih dan BBM Jadi Perhatian Jelang MTQ XXXIV Kalbar Kayong Utara, Panitia Siapkan Langkah Antisipasi

Dalam paparannya, Andi Musa menekankan pentingnya memastikan seluruh komponen penyelenggaraan benar-benar siap sebelum kafilah dan Dewan Hakim tiba di Sukadana.

Ada tujuh pelayanan dasar yang menjadi perhatian LPTQ dan panitia. Yakni kesiapan venue serta lokasi pembukaan dan penutupan, akomodasi, konsumsi, transportasi lokal, fasilitas kesehatan, keamanan serta Liaison Officer (LO) bagi kafilah 14 kabupaten/kota se-Kalbar.

Pengecekan bahkan dilakukan hingga hal-hal teknis, seperti sound system di sembilan venue, kesiapan petugas kesehatan, antisipasi cuaca, BBM dan air bersih, hingga pengamanan rute perjalanan kafilah dan Dewan Hakim melalui jalur darat, laut maupun udara.

MTQ XXXIV Kalbar mempertandingkan sembilan cabang dengan 27 golongan lomba putra dan putri. Perlombaan akan berlangsung di sembilan lokasi yang tersebar di Sukadana.

Baca Juga: 633 Peserta MTQ XXXIV Kalbar Ditetapkan, Andi Musa: Tak Ada Sengketa atau Protes dalam Proses Verifikasi

Andi Musa mengatakan, keberhasilan MTQ tidak hanya diukur dari lancarnya penyelenggaraan. LPTQ Kalbar mengusung lima target sukses, yakni sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses ukhuwah Islamiyah, sukses pemberdayaan ekonomi masyarakat serta sukses syiar dan pengamalan agama.

“Mari kita wujudkan MTQ XXXIV Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 di Kabupaten Kayong Utara yang berkualitas dan bermartabat,” tegasnya.

148 Personel Polri Dikerahkan

Kapolres Kayong Utara AKBP Adi Prabowo, dalam paparannya menjelaskan rencana pengamanan yang telah disiapkan untuk mengawal seluruh rangkaian MTQ.

Pengamanan dilakukan mulai dari kedatangan kafilah, rumah kafilah, malam ta’aruf, pawai ta’aruf, pelantikan Dewan Hakim, pembukaan dan penutupan, pameran, venue perlombaan hingga kepulangan peserta.

Polres Kayong Utara melibatkan 148 personel Polri. Pengamanan juga didukung 20 personel TNI, 40 Satpol PP dan 26 personel Dinas Perhubungan. Selain itu, sebanyak 26 personel Brimob disiapkan, termasuk untuk mendukung sterilisasi lokasi.

Pengamanan tidak hanya terkonsentrasi di arena utama. Polisi juga mengamankan 42 rumah kafilah, venue dan tempat kegiatan, serta rest area di Teluk Batang, Simpang Dua dan Simpang Tiga Siduk. Pos pengamanan ditempatkan antara lain di Tugu Durian dan kawasan Pantai Pulau Datok.

Baca Juga: Jelang MTQ Kalbar 2026, Pertamina Prioritaskan Pasokan BBM ke Kayong Utara, Stok Pertalite Ditambah Bertahap

Untuk kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar, pola pengamanan disiapkan secara khusus. Pada malam pembukaan, misalnya, materi rencana pengamanan mencatat penempatan personel di kawasan Pantai Pulau Datok, termasuk pengaturan jalur masuk-keluar dan lokasi parkir.

Satlantas juga menyiapkan pengaturan dan patroli lalu lintas, pengawalan kendaraan tamu dan peserta, hingga rencana pengalihan arus apabila terjadi kemacetan panjang saat Pawai Ta’aruf. Pengamanan dilakukan dengan pola terbuka dan tertutup.

PLN Jamin Keandalan Pasokan

Kesiapan infrastruktur pendukung turut menjadi perhatian. PLN Sukadana menyatakan siap melayani dan menjaga keandalan pasokan listrik selama kegiatan MTQ berlangsung di Sukadana pada 1–9 Agustus 2026.

Keandalan pasokan listrik menjadi kebutuhan vital karena kegiatan berlangsung di sejumlah venue dengan berbagai perangkat pendukung perlombaan dan kegiatan utama.

Baca Juga: LPTQ Minta LO Proaktif Bangun Komunikasi agar Kendala Kafilah Cepat Terselesaikan di MTQ XXXIV Kalbar

Panitia dan penyelenggara ingin memastikan aktivitas di seluruh venue tetap berjalan tanpa gangguan pasokan listrik selama MTQ berlangsung.

Internet Disiapkan untuk Streaming Venue

Sementara itu, Telkom telah melakukan koordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terkait kesiapan jaringan telekomunikasi selama penyelenggaraan MTQ.

Ketersediaan jaringan internet menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan MTQ tahun ini. Selain menunjang komunikasi dan operasional panitia, jaringan tersebut diperlukan untuk mendukung streaming perlombaan dari masing-masing venue.

Dengan kesiapan venue dan pelayanan kafilah yang terus dimatangkan, ditambah dukungan pengamanan, kelistrikan dan jaringan internet, Kayong Utara kini memasuki fase akhir menyambut kafilah dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Barat.

Kedatangan Dewan Hakim dan kafilah dijadwalkan mulai Jumat, 31 Juli 2026. Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan registrasi ulang, orientasi Dewan Hakim dan Malam Ta’aruf pada 1 Agustus. Pawai Ta’aruf, pembukaan stand pameran, pelantikan Dewan Hakim dan pembukaan MTQ dijadwalkan 2 Agustus 2026.

Editor : Miftahul Khair
Pengamanan MTQ XXXIV Kalbar 2026 internet persiapan matang Pasokan Listrik