PONTIANAK POST — Persiapan MTQ XXXIV Kalimantan Barat 2026 terus dimatangkan di Kabupaten Kayong Utara. Apel Akbar Persiapan MTQ XXXIV tingkat Provinsi Kalbar digelar di Pelataran Pantai Pulau Datok, Sukadana, Jumat (24/7/2026), untuk memastikan kesiapan penyelenggara menjelang kedatangan kafilah dari 14 kabupaten/kota.
Ratusan peserta mengikuti apel yang menjadi penanda kesiapan bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menyukseskan ajang keagamaan tingkat provinsi tersebut. Tidak hanya memastikan kelancaran perlombaan, persiapan juga diarahkan untuk menciptakan suasana aman dan nyaman bagi para tamu yang datang ke Kayong Utara.
Sinergi Pengamanan Sambut Ribuan Peserta MTQ
Apel tersebut dihadiri Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalimantan Barat Brigjen Pol (Purn.) Drs. H. Andi Musa, S.H., M.H., Bupati Kayong Utara Romi Wijaya, S.Sos., M.Si., Kapolres Kayong Utara AKBP Adi Prabowo, S.H., S.I.K., M.H., Wakil Bupati Amru Chanwari, Sekda Kayong Utara Erwin Sudrajat, S.Sos., M.AP., jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat utama Polres Kayong Utara, serta sekitar 250 peserta apel.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan keterlibatan lintas sektor dalam memastikan pengamanan MTQ Kalbar berjalan optimal. Mulai dari kesiapan lokasi, pelayanan kepada kafilah, hingga pengaturan keamanan selama rangkaian kegiatan berlangsung menjadi perhatian utama.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan keterlibatan lintas sektor dalam memastikan pengamanan MTQ Kalbar berjalan optimal. Tahun ini, MTQ XXXIV Kalbar diperkirakan melibatkan sekitar 1.136 peserta, official, dewan hakim, dan tim asistensi dari 14 kabupaten/kota. Sebanyak 9 cabang dan 54 golongan perlombaan akan digelar di Sukadana dengan memperebutkan 324 gelar juara.
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, Polres Kayong Utara menyiapkan 148 personel Polri yang diperkuat unsur TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta Brimob. Pengamanan dilakukan mulai dari kedatangan kafilah, lokasi perlombaan, hingga kepulangan peserta.
Kapolres Kayong Utara AKBP Adi Prabowo menegaskan, pihaknya telah menyiapkan langkah pengamanan sejak tahap awal hingga penutupan kegiatan.
“Polres Kayong Utara berkomitmen memberikan pengamanan dan pelayanan terbaik selama pelaksanaan MTQ XXXIV. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta menyambut para tamu dan kafilah dengan ramah agar Kabupaten Kayong Utara menjadi tuan rumah yang membanggakan.”
Bukan Sekadar Perlombaan, MTQ Jadi Momentum Kebersamaan
Pelaksanaan MTQ XXXIV Kalimantan Barat tidak hanya menjadi ajang kompetisi membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan antarwilayah di Kalimantan Barat.
Bagi Kayong Utara sebagai tuan rumah, keberhasilan penyelenggaraan menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman terbaik bagi para kafilah dan masyarakat yang hadir.
Pemerintah daerah bersama aparat keamanan juga mengajak masyarakat mengambil peran dalam menjaga suasana kondusif selama kegiatan berlangsung.
Gotong Royong Bersihkan Lokasi Pelaksanaan MTQ
Setelah apel selesai, seluruh peserta melanjutkan kegiatan kerja bakti di kawasan lokasi pelaksanaan MTQ. Kegiatan tersebut menjadi bentuk gotong royong untuk memastikan lingkungan tetap bersih, nyaman, dan siap menerima kedatangan peserta maupun tamu undangan.
Suasana kebersamaan terlihat saat personel kepolisian, pemerintah daerah, dan unsur masyarakat bersama-sama membersihkan area sekitar lokasi kegiatan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan teknis sekaligus membangun rasa memiliki terhadap penyelenggaraan MTQ XXXIV Kalimantan Barat 2026.
Kayong Utara Siapkan Wajah Terbaik sebagai Tuan Rumah
Kabupaten Kayong Utara terus berupaya memberikan pelayanan terbaik sebagai tuan rumah MTQ tingkat provinsi. Selain kesiapan infrastruktur dan lokasi kegiatan, aspek keamanan serta kenyamanan pengunjung menjadi perhatian utama.
Polres Kayong Utara memastikan pengamanan akan dilakukan melalui penempatan personel di sejumlah titik strategis. Koordinasi bersama TNI, pemerintah daerah, panitia, dan masyarakat juga menjadi bagian dari strategi menjaga kelancaran kegiatan.
Dengan persiapan tersebut, pelaksanaan MTQ XXXIV Kalbar 2026 diharapkan tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta dan masyarakat. **
Editor : Aristono Edi Kiswantoro