PONTIANAK POST – Gubernur Kalimantan Barat Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H. resmi melantik Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat, Minggu (2/8), di Pendopo Bupati Kayong Utara.
Pelantikan berlangsung khidmat. Satu per satu anggota Dewan Hakim mengenakan atribut kehormatan sebelum mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Gubernur Kalbar, jajaran Forkopimda, pengurus LPTQ, panitia, serta tamu undangan.
Dalam arahannya, Ria Norsan mengingatkan bahwa menjadi Dewan Hakim bukan sekadar menjalankan tugas teknis penilaian, tetapi merupakan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT.
"Jaga tugas ini dengan sebaik-baiknya. Amanah yang diberikan juga harus dipegang dengan sebaik-baiknya," pesan Ria Norsan.
Menurutnya, setiap Dewan Hakim adalah pemimpin di bidangnya masing-masing. Karena itu, setiap keputusan yang diambil harus didasarkan pada kejujuran, objektivitas, dan rasa tanggung jawab.
"Saudara-saudara adalah pemimpin. Semua akan diminta pertanggungjawaban di akhirat. Karena itu bekerjalah sebaik-baiknya," tegasnya.
Gubernur berharap seluruh Dewan Hakim mampu menjaga independensi selama pelaksanaan MTQ XXXIV sehingga hasil perlombaan benar-benar mencerminkan kemampuan peserta dan dapat diterima seluruh kafilah.
Sementara itu, Bupati Kayong Utara Romi Wijaya, S.Sos., M.Si. mengajak seluruh Dewan Hakim menjalankan amanah yang telah diberikan dengan penuh tanggung jawab.
Menurut Romi, para Dewan Hakim merupakan sosok-sosok yang telah memiliki pengalaman panjang dalam penyelenggaraan MTQ, sehingga diyakini mampu menjalankan tugas secara profesional.
"Amanah yang diberikan hendaknya dijalankan dengan sebaik-baiknya. Dengan pengalaman yang dimiliki selama ini, saya yakin Bapak dan Ibu Dewan Hakim dapat bekerja secara profesional sehingga hasil penilaian nantinya benar-benar dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Ia berharap profesionalisme dan integritas Dewan Hakim menjadi kunci terciptanya perlombaan yang adil, objektif, dan berkualitas. Dengan demikian, MTQ XXXIV Kalbar tidak hanya sukses sebagai ajang kompetisi, tetapi juga mampu melahirkan qari, qariah, hafiz dan hafizah terbaik yang akan mengharumkan nama Kalimantan Barat di tingkat nasional.
Pelantikan Dewan Hakim menjadi salah satu rangkaian penting menjelang dimulainya seluruh cabang perlombaan MTQ XXXIV Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara.
Setelah resmi dilantik dan diambil sumpahnya, para Dewan Hakim akan memimpin proses penilaian pada seluruh cabang dan golongan lomba selama penyelenggaraan MTQ berlangsung. *
Editor : Aristono Edi Kiswantoro