Kabut Asap Mulai Selimuti Kayong Utara akibat Karhutla, Warga Diimbau Kurangi Aktivitas di Luar

Danang Prasetyo • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 12:11 WIB
Kondisi dari kejauhan ketebalan kabut asap di Kota Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.
Kondisi dari kejauhan ketebalan kabut asap di Kota Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.

PONTIANAK POST – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah titik di Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat, mulai berdampak pada kualitas udara. Pekatnya kabut asap yang menyelimuti beberapa wilayah permukiman berpotensi memicu berbagai gangguan kesehatan bagi masyarakat sekitar.

Salah satu warga, Doni, mengimbau untuk lebih waspada dan mengambil langkah antisipasi guna meminimalkan paparan asap. Terlebih untuk kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita riwayat penyakit pernapasan diminta untuk membatasi aktivitas di luar ruangan.

"Untuk mencegah hal-hal tidak diinginkan guna menjaga kesehatan selama periode kabut asap, selalu gunakan masker (disarankan tipe N95 atau masker medis yang rapat) saat terpaksa beraktivitas di luar rumah. Menutup pintu dan jendela rumah saat konsentrasi asap tebal untuk mencegah polusi masuk ke dalam ruangan. Mengonsumsi air putih dalam jumlah cukup untuk membantu menjaga hidrasi dan daya tahan tubuh. Segera mencuci tangan, wajah, dan membersihkan diri setelah bepergian dari luar,"imbuhnya, Minggu (9/8/)

Baca Juga: Karhutla Ketapang: 5.915 Titik Panas Terdeteksi, 5 Kecamatan Jadi Prioritas Pengendalian

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk segera mendatangi Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala gangguan pernapasan seperti batuk, sesak napas, atau iritasi mata yang memberat. Sementara ia berharap kebakaran hutan dan lahan ini dapat segera berakhir.  Apa lagi saat ini hampir di setiap daerah terjadi kesulitan air bersih. 

"Jangan lagi ada lah kebakaran hutan dan lahan. Mudah mudahan hujan segera turun dan kondisi tidak diselimuti kabut asap,"ungkapnya. (dan)

Editor : Miftakhair
kayong utara permukiman karhutla warga waspada bencana kabut asap