PONTIANAK POST – Imbauan untuk tidak membakar lahan secara sembarangan di tengah musim Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus digaungkan. Seorang warga Kayong Utara bernama Toni mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar lebih waspada dan bertindak bijak demi mencegah bencana asap yang merugikan banyak pihak.
Dia menyoroti bahaya pembakaran lahan terbuka yang sering kali tidak terkendali, terutama saat cuaca kering dan angin kencang. Menurutnya, tindakan ceroboh sekecil apa pun dapat memicu kobaran api besar yang sulit dipadamkan dan berpotensi merusak ekosistem serta mengganggu kesehatan warga.
"Kondisi musim kering seperti sekarang sangat rawan. Kita semua harus saling jaga dan jangan ada lagi yang membuka lahan atau membuang puntung rokok sembarangan yang bisa memicu Karhutla," ujar Toni, Rabu (2/8)
Baca Juga: Satgas Karhutla Sintang Kekurangan Selang Panjang, Biaya Operasional Juga Mulai Terkuras
Ia menambahkan, dampak Karhutla bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga memicu gangguan pernapasan (ISPA) serta melumpuhkan aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Toni berharap kerja sama antarwarga dan kesadaran bersama dapat menjaga Kayong Utara tetap aman dari ancaman bencana asap.
"Mari kita saling menjaga. Kebakaran hutan dan lahan sudah dimana-mana menambahkan keparahan kondisi lingkungan. Bahkan kalu bisa kita jika sanggup bersama - sama memebatu ikut memadamkan api,"ajaknya.
Kepada para petugas pemadam kebakaran, baik BPBD, TNI,Polri serta semua pihak yang ada semoga selalu diberikan kesehatan dalam menjalankan tugas dalam memadamkan api. "Semoga petugas-petugas kita selalu dalam kondisi sehat. Terimakasih kepada para petugas yang ada,"katanya. (dan)
Editor : Miftakhair