20 Mahasiswa Kayong Utara Ikuti PLP 2 Universitas PGRI Pontianak, Pulang untuk Mengabdi di Daerah

Danang Prasetyo • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 09:55 WIB
PLP 2 Universitas PGRI Pontianak, Kayong Utara, Universitas PGRI Pontianak, pendidikan Kayong Utara, mahasiswa calon pendidik
PLP 2 Universitas PGRI Pontianak, Kayong Utara, Universitas PGRI Pontianak, pendidikan Kayong Utara, mahasiswa calon pendidik

PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Kayong Utara mendukung pelaksanaan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 Universitas PGRI Pontianak sebagai sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut juga dinilai dapat membantu mahasiswa mengembangkan kompetensi sekaligus mempersiapkan diri agar mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya melalui sektor pendidikan.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kayong Utara Erwin Sudrajat saat menghadiri kegiatan PLP 2 Universitas PGRI Pontianak yang digelar di Aula Pendopo Bupati Kayong Utara, Sukadana, Rabu (9/9/).

“Pendidikan merupakan salah satu bagian penting dalam pembangunan daerah. Kehadiran mahasiswa calon pendidik di sekolah-sekolah di Kabupaten Kayong Utara diharapkan dapat memberikan pengalaman, inspirasi, sekaligus kontribusi positif bagi sekolah dan peserta didik,” ujar Erwin.

Baca Juga: Tak hanya Duduk di Kelas, 40 Mahasiswa Universitas PGRI Pontianak Belajar Konseling dari Dunia Nyata

Menurut Erwin, program PLP 2 sebaiknya tidak hanya dipandang sebagai pemenuhan tuntutan akademik mahasiswa. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengenal kembali daerah asal, mendapatkan pengalaman, menjalankan pengabdian, serta membangun kesiapan untuk turut berperan dalam kemajuan Kayong Utara melalui dunia pendidikan.

"Kesempatan ini tidak hanya dimaknai sebagai bagian dari kewajiban akademik, tetapi juga sebagai kesempatan untuk kembali ke daerah asal, belajar, mengabdi, dan mempersiapkan diri untuk ikut membangun Kabupaten Kayong Utara melalui bidang pendidikan,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan PLP 2 tersebut, terdapat 20 mahasiswa yang seluruhnya berasal dari Kabupaten Kayong Utara. Kondisi ini dinilai menjadi peluang untuk memperkuat keterlibatan generasi muda daerah dalam pengembangan sektor pendidikan. Karena itu, Sekda Erwin berharap kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kayong Utara dan Universitas PGRI Pontianak dapat terus dikembangkan. Sinergi tersebut diharapkan mampu menjadi bagian dari langkah bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Semoga kerja sama ini dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam upaya bersama memajukan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Kabupaten Kayong Utara," tambahnya. (dan)

Editor : Miftahul Khair
PLP 2 Universitas PGRI Pontianak pendidikan Kayong Utara mahasiswa calon pendidik kayong utara Universitas PGRI Pontianak