PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Kayong Utara terus mendorong terjalinnya kerja sama yang lebih kuat dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan di daerah. Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan pendidikan, tetapi juga memberikan perhatian terhadap aspek perlindungan guru dalam menjalankan tugas profesionalnya.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kayong Utara Romi Wijaya ketika membuka Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I PGRI Kayong Utara Tahun 2026 yang berlangsung di Aula SMAN 1 Sukadana, Rabu (9/9).
“Saya berharap PGRI dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang memang strategis dan bisa berkontribusi maksimal dalam dunia pendidikan Kayong Utara. Maksudnya, dalam beberapa hal, yang pertama misalnya bagaimana penguatan-penguatan dan mendesain atau meng-create sebuah sistem yang lebih maksimal dalam perlindungan guru dalam proses kegiatan mengajar yang sangat rentan terjadi masalah-masalah hukum,” ujar Romi.
Baca Juga: Kemenag Kalbar dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Guru serta Penyuluh Non-ASN
Menurut Romi, keberadaan PGRI juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan di Kayong Utara. Peran organisasi profesi dinilai penting karena para guru memiliki pengalaman langsung terhadap berbagai persoalan dan kebutuhan yang muncul dalam proses pembelajaran di lapangan.
“Yang kedua, tentunya saya berharap PGRI juga dapat berkontribusi dalam peningkatan kualitas layanan pendidikan di Kayong Utara,” katanya.
Dalam rangka memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi guru, Romi meminta Dinas Pendidikan untuk melibatkan PGRI dalam proses penyusunan berbagai kebijakan pendidikan. Ia menilai keterlibatan tersebut dapat membantu pemerintah menghasilkan kebijakan yang lebih sesuai dengan kebutuhan serta perkembangan dunia pendidikan.
"Yang paling penting juga yang terakhir, saya minta Dinas Pendidikan dapat melibatkan PGRI dalam setiap formulasi kebijakan di bidang pendidikan dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat,” tegasnya.
Baca Juga: AGPAII Sintang Dikukuhkan, Fokus Perkuat Perlindungan dan Kompetensi Guru PAI
Lebih lanjut, Romi berharap hubungan yang semakin erat antara Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, Dinas Pendidikan, dan PGRI dapat menjadi fondasi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih berkualitas. Kerja sama yang terbangun diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kemajuan pendidikan di Kabupaten Kayong Utara.
"Kolaborasi yang kuat tentunya harapan kita dunia pendidikan kayong akan menjadi semakin baik," tambahnya. (dan)
Editor : Miftahul Khair