PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Kayong Utara berupaya mengatasi persoalan data penerima bantuan pangan agar penyaluran semakin tepat sasaran dan diterima masyarakat yang membutuhkan.
Upaya tersebut dilakukan melalui Sosialisasi Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah untuk Pemberian Bantuan Pangan Beras periode Juli hingga September 2026 di Balai Praja, Sukadana, Senin (14/9).
Sekretaris Daerah Kabupaten Kayong Utara, Erwin Sudrajat, mengatakan sosialisasi menjadi bagian penting untuk menjawab persoalan yang muncul dalam penyaluran bantuan, khususnya terkait data Penerima Bantuan Pangan (PBP).
Baca Juga: Bulog Kalbar Siapkan 16.428 Ton Beras untuk Bantuan Pangan Semester II 2026, Minyak Goreng Nihil
“Jika kita melihat ke belakang, salah satu permasalahan utama yang paling sering muncul adalah data Penerima Bantuan Pangan. Ketidakakuratan data menyebabkan bantuan sering kali dirasa tidak tepat sasaran,” ujar Erwin.
Menurutnya, ketepatan data sangat penting karena bantuan pangan ditujukan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Karena itu, perbaikan dan validasi data perlu menjadi perhatian bersama agar program pemerintah memberikan manfaat sesuai sasaran.
“Saya berharap kegiatan sosialisasi ini dapat menjawab dan memberikan solusi atas permasalahan yang terjadi,” katanya.
Untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026, bantuan pangan beras di Kayong Utara diperuntukkan bagi 13.880 PBP yang tersebar di enam kecamatan dan 43 desa.
Baca Juga: Pemkot Pontianak Salurkan Bantuan Genset, Alat Tangkap, dan Beras untuk Nelayan
Penerima bantuan merupakan kelompok masyarakat berpenghasilan rendah, keluarga miskin dan rentan yang berada pada desil 1 hingga desil 4.
Kegiatan sosialisasi melibatkan perangkat daerah terkait, para camat, kepala desa, serta tamu undangan lainnya. Pemerintah daerah berharap koordinasi antarpihak dapat memperkuat ketepatan data dan memastikan bantuan diterima warga yang berhak. (dan)
Editor : Miftahul Khair