PONTIANAK POST - Kepedulian terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kayong Utara diwujudkan melalui berbagai cara. Di Kecamatan Seponti, kepedulian tersebut hadir melalui konser amal yang digelar EO The Senggayong bersama, RV Band, dan para musisi Seponti untuk menggalang donasi bagi para pejuang api di lapangan.
Leader EO The Senggayong, Alda, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat dan para pelaku seni untuk mengambil bagian dalam menghadapi Karhutla sesuai dengan kemampuan masing-masing. Hingga saat ini, donasi yang terkumpul mencapai sekitar Rp15 juta dan telah disalurkan ke sejumlah posko Karhutla di Kabupaten Kayong Utara.
“Kami tidak sedang bahagia. Inilah yang bisa kami berikan. Kami tidak mampu memadamkan api, namun lewat konser amal ini banyak sekali orang baik yang menyalurkan dengan bakatnya,” ungkap Alda, Sabtu (19/9).
Baca Juga: TP PKK Kalbar Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya
Menurutnya, keterbatasan untuk terjun langsung memadamkan api tidak menjadi alasan untuk tidak berkontribusi. Melalui seni dan musik, para musisi berupaya membangun solidaritas sekaligus mengajak masyarakat memberikan dukungan kepada personel yang sedang bertugas di lapangan.
Alda menyampaikan, setiap donasi yang terkumpul bukan hanya bantuan materi, tetapi juga bentuk kepedulian dan apresiasi kepada para pejuang Karhutla yang bekerja di tengah kondisi sulit. Donasi yang dihimpun juga masih terus dibuka untuk masyarakat yang ingin turut berpartisipasi.
Ia berharap gerakan tersebut dapat menggerakkan semakin banyak masyarakat untuk ikut memberikan dukungan, sehingga semangat gotong royong dalam menghadapi Karhutla terus tumbuh di Kayong Utara.
“Kami menyadari bahwa kami mungkin tidak bisa berada langsung di garis depan untuk memadamkan api. Tetapi melalui kekuatan seni dan musik, kami berjuang dengan cara kami sendiri untuk menyuarakan solidaritas dan menggalang uluran tangan dari masyarakat,” ujarnya. (dan)
Editor : Miftahul Khair