Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

5 Cara Mencegah Penularan Virus MPOX

Miftahul Khair • Kamis, 29 Agustus 2024 | 11:28 WIB
Ilustrasi MPOX.(FREEPIK)
Ilustrasi MPOX.(FREEPIK)

PONTIANAK - Penyakit MPOX (Monkey Pox) atau cacar monyet kini menjadi potensi ancaman kesehatan baru bagi masyarakat Indonesia.

Dikutip dari Mayo Clinic, Monkeypox, MPOX atau cacar monyet, adalah penyakit langka yang disebabkan oleh infeksi virus monkeypox.

Virus ini berasal dari kelompok virus yang sama dengan virus penyebab cacar, tetapi biasanya lebih ringan.

Penyakit ini pertama kali ditemukan pada tahun 1958 di kalangan monyet yang digunakan untuk penelitian, itulah sebabnya penyakit ini disebut "monkeypox."

Penyakit ini awalnya ditemukan di wilayah pedalaman Afrika. Namun, seiring dengan meningkatnya mobilitas global, kasus MPOX kini mulai bermunculan di berbagai belahan dunia, termasuk wilayah-wilayah yang sebelumnya tidak pernah terdampak.

Dikutip dari situs Kementerian Kesehatan RI, Penyakit MPOX dapat dicegah dengan menghindari kontak fisik dengan seseorang yang menderita penyakit MPOX. Vaksinasi juga dapat membantu mencegah infeksi dan diprioritaskan bagi orang yang berisiko.

Artikel ini akan membahas bagaimana langkah-langkah mencegah MPOX yang wajib anda ketahui.

1. Hindari Kontak

Menurut Mayo Clinic, pencegahan pertama ialah dengan menghindari kontak Langsung dengan Hewan yang terinfeksi. Virus MPOX dapat ditularkan dari hewan ke manusia kontak langsung.

Virus juga dapat tertular melalui gigitan, cakaran, dengan cairan tubuh hewan yang terinfeksi.

Anda juga disarankan untuk menghindari kontak dengan orang yang Terinfeksi. MPOX juga dapat menular dari manusia ke manusia melalui kontak langsung dengan cairan tubuh.

Termasuk lepuhan yang terbuka, atau melalui droplet pernapasan.

2. Gunakan APD

Alat Pelindung Diri (APD) menjadi pelindung pertama agar virus tidak menghampiri anda. Jika Anda merawat seseorang yang terinfeksi monkeypox, pastikan untuk menggunakan APD seperti masker dan sarung tangan untuk mengurangi risiko penularan.

3. Jaga Kebersihan

Mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air mengalir, serta menggunakan hand sanitizer, dapat membantu mengurangi risiko tertular virus.

4. Isolasi

Orang yang terinfeksi MPOX sebaiknya mengisolasi diri untuk mencegah penularan lebih lanjut kepada orang lain.

5. Vaksinasi

Vaksin Jynneos untuk pencegahan MPOX. Perlindungan terbaik akan didapat setelah memperoleh dua dosis vaksin dengan jarak empat minggu.

Namun, apabila seseorang sebelumnya pernah menderita dan pulih dari cacar monyet, maka pasien tidak memerlukan vaksin. 

Vaksin Jynneos dianjurkan untuk kelompok berisiko tinggi, seperti gay, pria biseksual, transgender, gender non-biner, atau gender-diversitas.

Selain itu, vaksinasi juga diberikan kepada individu yang kontak langsung dengan penderita Mpox dalam dua minggu terakhir. 

 Baca Juga: Ketua KPU Kayong Utara Nyatakan Berkas Romi Wijaya - Amru Chanwari Lengkap dan Diterima

Dengan mengetahui cara pencegahannya, kita dapat lebih waspada terhadap penyebaran monkeypox. Meski penyakit ini jarang terjadi, pencegahan tetap menjadi kunci utama dalam melindungi diri dan orang-orang di sekitar kita.(mif)

Editor : Miftahul Khair
#mpox #ancaman kesehatan #pencegahan Mpox #monkeypox