PONTIANAK - Daun noni atau yang biasa dikenal sebagai daun mengkudu memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, ekstrak dari daun mengkudu telah lama dikenal sebagai pengobatan tradisional sebagai ramuan herbal.
Daun mengkudu dikenal dengan banyak manfaat bagi kesehatan, terlebih lagi daun mengkudu bisa dijadikan sebagai obat alami. Daun mengkudu tidak akan menjadi racun jika tidak dikonsumsi secara berlebihan.
Dilansir dari sciencedirect ekstrak dari daun mengkudu bisa bantu mendorong diferensiasi osteogenik dan mineralisasi matriks dalam sel ligamen periodontal.
Mengkudu seringkali menjadi bahan dasar pengobatan tradisional mulai dari buah, batang, daun, bunga, kulit, hingga akar.
Adapun kebanyakan orang biasanya menggunakan daun mengkudu sebagai pengobatan sakit ringan seperti flu dan radang, bisa juga digunakan sebagai pengobatan diabetes dan tekanan darah tinggi.
Berikut manfaat dari ekstrak daun mengkudu dan cara pengolahannya, semuanya memiliki manfaat baik bagi kesehatan.
- Mengatur Gula Darah
Ekstrak dari daun mengkudu sangat bermanfaat bagi pengidap diabetes, ekstrak tersebut memiliki kemampuan untuk mengatur kadar gula dalam darah.
Karena dalam ekstrak daun mengkudu memiliki senyawa aktif yang bisa meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga dapat membuat tubuh bekerja secara efektif dalam menyerap gula.
- Menurunkan Tekanan Darah
Sama halnya dengan gula darah, ekstrak daun mengkudu juga memiliki manfaat yang tinggi terhadap penurunan tekanan darah.
Karena ekstrak dari daun mengkudu memiliki efek relaksasi pada pembuluh darah, sehingga hal ini dapat membantu penurunan tekanan darah yang tinggi dalam tubuh.
- Bisa Meredakan Flu dan Radang
Ekstrak daun mengkudu memiliki kandungan antioksidan yang tinggi sehingga dapat digunakan sebagai peningkatan sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh menjadi lebih efektif dalam melawan infeksi seperti flu, radang, dan virus bakteri lainnya.
- Menjaga Kesehatan Jantung
Selain menurunkan tekanan darah dan mengatur gula darah, ekstrak daun mengkudu juga bisa membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan mencegah penumpukan plak pada dinding arteri.
Ekstrak dari daun mengkudu tentunya kaya akan antioksidan, yang dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Radikal bebas yang dimaksud adalah seperti penyakit degeneratif, seperti kanker.
Mengonsumsi daun mengkudu tentu harus sesuai dengan takaran yang seharusnya, jika mengonsumsi secara berlebihan tentu saja akan mendapatkan efek samping.
Adapun efek samping dari mengonsumsi ekstrak daun mengkudu secara berlebihan bisa menimbulkan gangguan pencernaan seperti diare, mual, muntah, dan sakit perut karena beberapa senyawa dalam mengkudu dapat merangsang pencernaan.
Ekstrak daun mengkudu bisa menimbulkan reaksi alergi bagi beberapa orang seperti ruam kulit, gatal-gatal, atau kesulitan bernapas.
Hindari mengonsumsi ekstrak daun mengkudu yang dicampurkan dengan obat-obatan, karena ekstrak daun mengkudu dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat seperti pengencer darah dan penyakit jantung.
Disarankan agar melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada dokter yang terkait.
Mengonsumsi Ekstrak Daun Mengkudu
Ekstrak daun mengkudu tersedia dalam berbagai bentuk, dalam konsep modern ekstrak daun mengkudu tersedia dalam bentuk kapsul, tablet, atau cairan.
Secara tradisional biasanya daun mengkudu dicuci bersih terlebih dahulu, lalu diperas untuk mendapatkan sarinya yang kemudian sari dari daun mengkudu ini dapat dikonsumsi secara langsung atau bisa dicampurkan dengan air.
Ada juga dengan cara lainnya yang efektif, seperti merebus daun mengkudu hingga mendidih dan biarkan selama beberapa menit hingga sedikit lebih dingin. Kemudian disaring lalu minum air hasil rebusan tersebut.
Penting untuk diingat bahwa ekstrak daun mengkudu tidak bisa sepenuhnya menggantikan pengobatan secara medis, selalu konsultasikan kepada dokter jika memiliki riwayat penyakit terkait yang sekiranya berbahaya. Berlaku pada ibu hamil, ibu menyusui, dan orang dengan kondisi medis tertentu.(yol)
Editor : Miftahul Khair