PONTIANAK - Jantung memiliki peran penting dalam menjaga fungsi seluruh organ tubuh, yaitu dengan memompa dan mengalirkan darah ke seluruh tubuh.
Karena itulah, kesehatan jantung sangat berpengaruh pada kesehatan keseluruhan tubuh.
Namun, banyak orang masih belum menyadari bahwa kebiasaan sehari-hari yang dianggap sepele bisa memberikan dampak negatif pada kesehatan jantung.
Kebanyakan orang lebih fokus pada kebiasaan berat yang merusak jantung, padahal ada tindakan kecil yang juga berbahaya.
Berikut beberapa kebiasaan sepele yang bisa membahayakan jantung, sebagaimana dilansir dari laman Heart And Vascular:
- Merokok
Merokok adalah salah satu kebiasaan yang paling merugikan kesehatan jantung.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, satu dari empat kematian akibat penyakit kardiovaskular disebabkan oleh merokok.
Zat kimia dalam asap rokok bisa membuat darah mengental dan menyebabkan peradangan pada pembuluh darah.
Akibatnya, pembuluh darah menyempit dan aliran darah berkurang, meningkatkan risiko penyakit jantung seperti aterosklerosis, aorta abdominal, penyakit arteri koroner, hingga stroke.
- Mengonsumsi Alkohol
Konsumsi alkohol yang berlebihan dalam jangka panjang dapat memicu berbagai masalah jantung, seperti penyakit arteri koroner (CAD), penyakit arteri perifer (PAD), hipertensi, hingga stroke.
Alkohol juga dapat melemahkan otot jantung, meningkatkan risiko fibrilasi atrium dan kardiomiopati.
Sirkulasi darah yang buruk akibat alkohol dapat menyebabkan pembekuan darah di atrium jantung yang berisiko menimbulkan stroke.
- Pola Makan yang Buruk
Kebiasaan makan yang tidak sehat juga bisa berdampak negatif pada kesehatan jantung.
Makanan yang kita konsumsi dapat memperkuat atau melemahkan jantung tergantung kandungan gizinya.
Misalnya, sayuran hijau seperti bayam dan kangkung sangat baik untuk jantung.
Sebaliknya, makanan olahan dan siap saji, terutama yang dimasak dengan microwave, dapat berbahaya jika dikonsumsi berlebihan.
Selain itu, lemak sehat dan tidak sehat juga mempengaruhi kesehatan jantung, sehingga perlu diperhatikan dalam pola makan sehari-hari.
- Stres Berlebihan
Stres kronis dan parah bisa berdampak buruk bagi kesehatan jantung.
Meskipun sedikit stres itu normal, stres berkepanjangan dapat mengganggu kemampuan kita dalam membuat pilihan sehat, seperti pola makan yang buruk, merokok, dan konsumsi alkohol.
Tubuh yang stres juga memproduksi kortisol, hormon yang dapat meningkatkan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol.
Semua ini bisa merusak sistem kardiovaskular jika tidak dikelola dengan baik.
- Kurang Aktivitas Fisik
Kurangnya aktivitas fisik adalah salah satu penyebab utama masalah jantung.
Tubuh kita dirancang untuk bergerak, dan olahraga yang rutin membantu jantung bekerja lebih baik.
Tanpa cukup gerakan, sirkulasi darah akan terganggu, meningkatkan risiko kelebihan berat badan yang dapat membebani kinerja jantung.
Gaya hidup yang kurang aktif ini juga meningkatkan risiko berbagai penyakit jantung.
- Kurang Tidur
Tidur yang cukup sangat penting untuk menjaga tekanan darah tetap stabil. Saat tidur, tekanan darah alami menurun, membantu jantung beristirahat.
Namun, jika Anda mengalami insomnia atau kebiasaan tidur yang buruk, tekanan darah tetap tinggi dalam waktu yang lama.
Hal ini membuat jantung bekerja lebih keras, meningkatkan risiko penyakit jantung. (mif)
Editor : Miftahul Khair