PONTIANAK - Apakah Anda doyan memakan jengkol? Jengkol, salah satu makanan khas Indonesia yang kaya akan rasa, memang menggugah selera.
Namun, tahukah Anda bahwa di balik kelezatannya, jengkol menyimpan bahaya yang cukup serius jika dikonsumsi berlebihan?
Kandungan asam jengkolat yang tinggi dalam jengkol, inilah yang menjadi biang keladinya.
Salah satu dampak paling serius dari konsumsi jengkol berlebihan adalah gangguan ginjal akut.
Asam jengkolat, yang terakumulasi dalam tubuh dapat membentuk kristal yang menyumbat saluran kemih.
Hal ini dapat menyebabkan nyeri saat buang air kecil, bahkan hingga gagal ginjal jika tidak segera ditangani.
Menurut dr Decsa SpPD dalam akun tiktok @Tirtaaaaaa, jengkol juga banyak mengandung antiradikal yang baik untuk kesehatan.
Namun jika dikonsumsi berlebihan, dapat menyebabkan gagal ginjal akut.
Selain gangguan ginjal, keracunan jengkol juga dapat memicu berbagai gejala lain yang tidak boleh diabaikan, seperti mual, muntah, diare, nyeri perut, hingga gangguan saraf seperti pusing dan lemas.
Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut setelah mengonsumsi jengkol, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.
Meski demikian, Anda tidak perlu sepenuhnya menghindari jengkol, kuncinya adalah mengonsumsi jengkol dengan bijak.
Baca Juga: Macet No Problem! Ini Tips Tetap Enjoy di Tengah Kemacetan
Beberapa tips yang bisa Anda lakukan antara lain:
1. Masak hingga matang sempurna: Proses memasak dapat membantu mengurangi kandungan asam jengkolat.
2. Jangan konsumsi dalam jumlah berlebihan: Batasi porsi makan jengkol dan jangan mengonsumsinya setiap hari.
3. Perbanyak minum air putih: Air putih membantu membuang racun dalam tubuh, termasuk asam jengkolat.
Jengkol memang lezat, namun kita perlu bijak dalam mengonsumsinya, dengan mengetahui bahaya yang mengintai dan mengikuti tips-tips di atas, kita dapat tetap menikmati kelezatan jengkol tanpa harus khawatir akan risiko kesehatan.
Ingatlah, segala sesuatu yang berlebihan tidak baik, termasuk mengonsumsi jengkol. (mif)
Editor : Miftahul Khair