Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Atasi Masalah Hormon Pada Wanita, Konsumsi 5 Makanan Terbaik ini

Miftahul Khair • Rabu, 2 Oktober 2024 | 15:43 WIB
Ilustrasi kesehatan reproduksi pada wanita.
Ilustrasi kesehatan reproduksi pada wanita.

PONTIANAK - Bagi para wanita yang memiliki masalah menstruasi yang tidak teratur, mengalami nyeri pada saat mens, kulit kusam, rambut rontok, atau ketidaksuburan, hal itu merupakan tanda bahwa anda memiliki masalah pada hormon.

Wanita dari semua kalangan usia dapat memiliki masalah hormon, jumlah hormon pada tubuh akan berubah seiring bertambahnya usia.

Hormon pada tubuh bisa mengalami peningkatan maupun penurunan.

Hal ini tidak hanya disebabkan oleh genetik, karena bisa juga sebagai bentuk pengaruh dari pola hidup.

Banyak masalah yang terjadi pada wanita, terutama pada usia yang produktif. Karena usia produktif, hormon fluktuasinya akan lebih maksimal.

Dilansir dari kanal Youtube SB30Health, dr. Hans Kristian Pranoto, CNS, PN1 menyatakan bahwa fluktuasi merupakan masalah yang paling sering dialami, terutama meliputi tiga masalah besar.

Seperti menstruasi yang tidak teratur, ketidaksuburan, dan yang paling banyak dialami adalah rambut rontok.

Hal ini sering dikaitkan dengan tubuh yang kekurangan protein, tetapi masalahnya tidak sesimpel itu.

Masalah yang menyebabkan rambut rontok salah satunya adalah hormonal imbalance atau ketidakseimbangan hormon pada wanita.

Biasanya hal ini terjadi karena androgennya terlalu tinggi, sehingga menyebabkan rambut rontok pada wanita.

Siklus menstruasi pada wanita biasanya 28 hari, untuk menghitung masa suburnya. Seperti pada waktu kapan, masa waktu hari pertama mens hingga hari kelima. Kemudian masa suburnya di hari ke-14, yang bisa dikatakan sebagai masa ovulasi.

Hormon utama pada wanita terdiri dari hormon estrogen, progesteron, testosteron, yang memiliki massa berbeda.

Estrogen biasanya meninggi pada saat, menjelang masa ovulasi atau masa subur.

Selama 14 hari, pada hari ke-14 setelah awal menstruasi. Estrogen akan mengalami penurunan pada waktu menjelang menstruasi, bisa dikatakan sebagai massa PMS.

Ketika masa PMS, hormon progesteron akan memuncak pada waktu menjelang menstruasi atau PMS.

Sedangkan testosteron akan meningkat pada waktu masa ovulasi bersamaan dengan estrogen, tetapi bedanya tidak setinggi estrogen.

Karena pada dasarnya wanita memang punya level testosteron yang rendah. 

Penyebab yang paling sering berkaitan dengan hormon adalah mengonsumsi junk food, pola hidup zaman now tentunya sulit untuk tidak mengonsumsi junk food.

Hal ini dikenal juga dengan istilah ultra process food, makanan yang diolah secara berlebihan melewati proses panjang.

Makanan baik yang wajib anda konsumsi, agar berdampak baik juga pada hormon anda. Baik dalam masa menstruasi, maupun kondisi lainnya.

  1. Sayuran Cruciferous

Konsumsi makanan cruciferous contohnya seperti brokoli, pakcoy atau biasanya beberapa orang mengenalnya itu sebagai sawi daging.

Kemudian lobak maupun kol atau kubis, kembang kol (brokoli putih).

Beberapa contoh sayuran tersebut merupakan golongan dari cruciferous, yang bisa dimanfaatkan tentunya dengan proses pengolahan yang sehat.

Hal ini dilakukan agar mendapatkan zat, gizi, dan nutrisinya.

  1. Biji Labu

Biji labu yang warnanya hijau, bisa meningkatkan progesteron secara alami. Meskipun biji-biji yang lain juga bisa, tapi biji labu yang memiliki potensi besar. Biji labu mengandung senyawa.

Senyawa ini disebut sebagai fitoestrogen yang memiliki struktur mirip dengan estrogen, sehingga dapat membantu menyeimbangkan hormon progesteron.

Biji labu juga mengandung antioksidan, yang bantu melindungi sel tubuh dari kerusakan radikal bebas.

  1. Umbi-umbian

Terdapat banyak jenis umbi-umbian seperti ubi jalar, ubi kayu atau singkong, kemudian juga ada kentang.

Umbi-umbian ini baik sekali untuk meningkatkan progesteron secara alami.

Fluktuasi gula darah dapat mengganggu keseimbangan hormon.

Umbi-umbian yang kaya akan serat, dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Beberapa senyawa dalam umbi-umbian, memiliki struktur yang mirip dengan estrogen untuk menyeimbangkan kadar hormon.

  1. Buah Citrus

Buah sitrus seperti lemon, jeruk nipis, jeruk bali, jeruk sunkist, dan jeruk lainnya memberikan manfaat progesteron yang bisa meningkat secara alami, dengan vitamin C yang terkandung membuat sel tubuh menjadi kuat.

Antioksidan yang kuat membantu melindungi sel-sel tubuh, dari kerusakan akibat radikal bebas.

Kerusakan sel dapat mengganggu keseimbangan hormon, proses sintesis hormon steroid.

Stres oksidatif dapat mengganggu keseimbangan hormon, vitamin C membantu mengurangi stres oksidatif, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih kondusif untuk produksi hormon.

Baca Juga: Nikmati Detoks Alami dengan Minuman Daun Kelor, Yuk Coba Resepnya

  1. Daging Merah dan Unggas

Daging merah dan unggas merupakan sumber protein hewani, yang sangat baik untuk meningkatkan progesteron secara alami.

Cari kualitas yang sebaik mungkin, seperti grass FAT jauh lebih baik secara kandungan nutrisi.

Tidak semua jenis daging merah bisa disebut buruk, tergantung pada jenis yang dikonsumsi.

Mengonsumsi daging merah dan unggas, bisa membantu meningkatkan kesehatan reproduksi. 

Hormon pertumbuhan dapat mempengaruhi kadar hormon manusia, nutrisi yang diperoleh dari makanan berperan penting dalam menjaga keseimbangan hormon. Kekurangan nutrisi tertentu dapat mengganggu produksi hormon. (yol/mgg)

Editor : Miftahul Khair
#masalah hormon wanita #Hormon wanita