PONTIANAK - Bagi para pemula yang ingin mulai berolahraga, tetapi masih bingung mengenai apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan ketika berolahraga.
Beberapa hal mungkin akan berpengaruh terhadap tubuh, sehingga perlu diketahui terlebih dahulu apa saja yang tidak boleh dilakukan sebelum memulai olahraga.
Ketika baru pertama kali memulai olahraga rutin, anda pasti kerap bertanya apakah boleh makan sebelum olahraga? apakah boleh mengonsumsi ini setelah olahraga? Dan masih banyak pertanyaan lainnya.
Menurut dr Sungadi Santoso dari channel youtube SB30Health, sedikit menjelaskan mengenai apa saja yang tidak boleh dilakukan ketika anda ingin mulai berolahraga.
Simak beberapa hal ini, agar anda tahu mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
- Makan Sebelum Olahraga
Pentingnya memperhatikan jenis olahraga seperti apa yang sedang anda jalani, misalnya anda akan melakukan olahraga lari.
Pada saat anda makan terlalu kenyang sebelum lari, yang terjadi adalah organ pencernaan anda aktif.
Sehingga pada akhirnya yang terjadi, anda akan mengalami kram perut. Anda akan merasa kram perut, ketika ditengah-tengah aktivitas olahraga anda.
Tentu saja hal ini sangat mengganggu saat anda melakukan olahraga.
Tentunya hal ini juga berlaku pada olahraga lain, yang menyangkut kebutuhan banyak tenaga fisik. Contohnya seperti lompat, gym, dan aktivitas lainnya.
Sehingga anda harus memperhatikan apa saja yang boleh dikonsumsi sebelum memulai olahraga.
Boleh saja makan sebelum olahraga, tetapi perhatikan jenis makanan dan jumlah makanan yang akan anda konsumsi.
Tentunya hal ini sangat berpengaruh besar terhadap tubuh anda.
- Makan Sesudah Olahraga
Dengan olahraga menggunakan fisik, pastinya tenaga yang dimiliki kian berkurang akibat lelah.
Tetapi tetap anda harus membatasi jumlah makanan dan pemilihan jenis makanan yang sesuai.
Sangat diperbolehkan untuk makan setelah olahraga, tetapi jangan makan secara terburu-buru.
Dalam artian setelah selesai olahraga anda langsung makan, itu tidak diperbolehkan dan cukup berbahaya.
Sebaiknya konsumsi cairan terlebih dahulu, seperti air putih atau susu khusus. Lalu setelah beberapa saat kemudian, baru boleh mengonsumsi makanan berat.
Sesuaikan porsi makanan dengan jumlah yang sudah diatur untuk tubuh.
- Jenis Makanan
Ketika anda melakukan olahraga secara rutin, tidak diperbolehkan mengonsumsi makanan yang pedas dan gorengan.
Hal ini dikarenakan makanan yang pedas dan gorengan, akan membuat pencernaan bekerja lebih berat.
Sehingga ketika anda melakukan olahraga seperti lari, bermain sepak bola, atau badminton.
Hal yang terjadi pada tubuh ketika beraktivitas, akan menghasilkan penumpukan gas pada lambung.
Gas yang menumpuk dalam lambung, akan terdorong ke atas. Hingga akhirnya anda akan mengalami heartburn, yang menjadikan dada anda terasa panas.
Maka hindari mengonsumsi makanan pedas atau gorengan ketika akan berolahraga.
- Mengonsumsi Cairan
Jangan mengonsumsi cairan terlalu banyak. Ketika berolahraga tentunya tubuh akan menghasilkan banyak keringat, dan seluruh badan akan terasa cukup basah karena keringat. Pastinya anda akan merasa haus.
Ketika merasa haus, anda bisa kembali mengisi cairan yang hilang sebelumnya. Tetapi pastikan untuk tidak mengonsumsi cairan secara berlebihan.
Hal ini dikarenakan, cairan dapat membebani kerja lambung.
Begitu juga dengan sebelum olahraga, jangan mengonsumsi terlalu banyak cairan. Karena ginjal pastinya membutuhkan waktu, dalam proses untuk mengeluarkan cairan tersebut.
Sebaiknya konsumsi satu atau dua gelas air, tergantung pada porsi masing-masing tubuh. (yol/mgg)
Editor : Miftahul Khair