PONTIANAK - Kopi adalah minuman favorit banyak orang, namun bagi penderita maag, minuman berwarna hitam ini bisa menjadi tantangan.
Kandungan kafein pada salah satu minuman favorit ini dapat meningkatkan asam lambung dan menyebabkan nyeri, sehingga banyak orang dengan maag memilih untuk menghindarinya.
Namun, bagi yang ingin tetap menikmatinya, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi efek sampingnya.
Dengan memilih metode penyajian dan jenis yang tepat, Anda tetap bisa menikmatinya tanpa memperparah gejala maag.
Berikut ini beberapa tips dari dr Fery Juliawan, M.Th dalam video di kanal Youtube DOKTER FERY TV tentang cara aman menikmati kopi bagi penderita maag.
- Minum di Waktu yang Tepat
Hindari minum kopi saat perut kosong, karena hal ini bisa memicu produksi asam lambung yang berlebihan.
Penelitian dalam The World Journal of Gastroenterology menunjukkan bahwa meminumnya sekitar satu jam setelah makan dapat mengurangi risiko iritasi lambung.
Mengonsumsi makanan terlebih dahulu memberikan lapisan perlindungan pada dinding lambung yang akan membantu mengurangi risiko gejala maag.
- Pilih Jenis dengan Keasaman Rendah
Tidak semua kopi memiliki kadar keasaman yang sama.
Kopi cold brew, misalnya, memiliki tingkat keasaman yang lebih rendah dibandingkan kopi yang diseduh panas.
Berdasarkan penelitian dalam Journal of Agriculture and Food Chemistry, jenis cold brew memiliki pH lebih tinggi yang lebih aman bagi penderita maag.
Selain itu, kopi yang dipanggang dengan proses dark roast juga memiliki kadar asam yang lebih rendah dibandingkan jenis light roast, sehingga dapat menjadi pilihan yang lebih ramah untuk lambung Anda.
- Tambahkan Susu atau Krimer untuk Mengurangi Keasaman
Menambahkan susu atau krimer ke dalam kopi dapat membantu menetralisir keasaman.
Menurut penelitian yang dimuat di jurnal Nutrients, protein dalam susu memiliki efek yang dapat menetralkan asam didalamnya, sehingga lebih aman bagi lambung.
Susu rendah lemak adalah pilihan terbaik karena tidak menambah beban pada pencernaan.
Dengan menambahkan sedikit susu, Anda tetap bisa menikmatinya dengan rasa yang lebih lembut dan risiko iritasi lambung yang lebih kecil.
- Batasi Jumlah Konsumsi
Penting untuk membatasi asupannya, terutama bagi penderita maag.
Konsumsi maksimal dua cangkir kopi per hari atau setara dengan 200 mg kafein, menurut American Journal of Gastroenterology, dianggap cukup aman bagi mayoritas penderita maag.
Jumlah ini dapat membantu mengurangi risiko peningkatan produksi asam lambung yang bisa memicu gejala maag.
- Gunakan Metode Penyeduhan dengan Filter
Metode penyeduhan juga memengaruhi tingkat iritasi pada lambung.
Metode pour over dengan filter kertas disarankan karena dapat mengurangi kandungan senyawa iritatif dalam kopi, seperti cafestol, yang dapat merangsang produksi asam lambung.
Penelitian dalam jurnal Food Chemistry yang dilakukan oleh Lee dan rekan-rekannya menyebutkan bahwa metode ini lebih aman bagi lambung dibandingkan metode French press atau espresso.
- Mulai dengan Porsi Kecil dan Pantau Reaksi Tubuh
Jika Anda penderita maag yang baru mencoba kembali minum kopi, mulai dengan porsi kecil untuk melihat bagaimana tubuh bereaksi.
Jika tidak ada reaksi negatif, Anda bisa menambah porsi sedikit demi sedikit.
Jangan lupa untuk selalu minum air putih yang cukup setelah minum, karena air putih dapat membantu melarutkan asam dan menjaga hidrasi tubuh.
- Hindari Kopi Bersamaan dengan Obat Maag
Sebisa mungkin, hindari minum kopi bersamaan dengan obat maag.
Beberapa obat maag bekerja dengan mengurangi produksi asam lambung, sementara kopi justru dapat meningkatkan asam lambung.
Hal ini bisa mengurangi efektivitas obat atau bahkan memperburuk kondisi.
Konsultasikan dengan dokter jika perlu, untuk menentukan waktu terbaik meminumnya yang tidak mengganggu efektivitas pengobatan.
- Segera Hentikan Jika Muncul Gejala Nyeri Ulu Hati
Jika setelah meminumnya Anda merasakan gejala nyeri di ulu hati, mual yang berkepanjangan, atau muntah dengan warna gelap, sebaiknya segera hentikan.
Gejala-gejala tersebut bisa menandakan iritasi pada lambung yang perlu segera diatasi.
Ingat bahwa kesehatan lambung lebih penting, dan Anda bisa kembali mencoba mengonsumsinya di lain waktu dengan metode yang lebih aman.
Meskipun bisa memicu gejala maag, dengan pendekatan yang tepat Anda tetap bisa menikmatinya tanpa harus mengorbankan kesehatan lambung.
Menurut dr. Fery Juliawan, M.Th, kunci utamanya adalah moderasi, waktu yang tepat, serta memilih jenis yang sesuai.
Jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala yang mengkhawatirkan, terutama jika gejala maag tidak kunjung reda.
Baca Juga: Jelang Pilkada 2024, Tim Polda Kalbar Tinjau Kesiapan Pengamanan di Kapuas Hulu
Demikian beberapa tips aman bagi Anda yang tetap ingin menikmati kopi meski memiliki masalah maag.
Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda dan dapat membantu menjaga kesehatan lambung tanpa perlu melepaskan kenikmatan secangkir kopi. (mif)
Editor : Miftahul Khair