Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Benarkah Mandi di Malam Hari Berbahaya? Ini Mitos dan Faktanya

Miftahul Khair • Jumat, 7 Februari 2025 | 14:46 WIB
Ilustrasi membasahi kepala terlebih dahulu saat mandi.
Ilustrasi membasahi kepala terlebih dahulu saat mandi.

PONTIANAK POST - Setelah seharian beraktivitas, mandi memang jadi cara terbaik untuk menyegarkan tubuh.

Apalagi saat cuaca panas atau tubuh terasa lengket akibat keringat.

Tapi, ada banyak mitos yang berkembang soal kebiasaan mandi di malam hari.

Katanya bisa menyebabkan rematik, masuk angin, bahkan paru-paru basah.

Apakah hal ini benar atau hanya sekadar mitos yang belum terbukti? 

Daripada sekadar percaya begitu saja, yuk kita kupas satu per satu mitos dan fakta tentang mandi di malam hari berdasarkan sumber terpercaya.

Dengan memahami informasi yang benar, kamu bisa tetap menjaga kesehatan tanpa khawatir berlebihan! 

Mitos vs Fakta Seputar Mandi di Malam Hari 

  1. Mitos: Mandi Malam Bisa Menyebabkan Rematik

Banyak orang percaya bahwa mandi saat larut malam bisa menyebabkan rematik.

Padahal, melansir dari Halodoc, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim ini.

Rematik sendiri adalah penyakit autoimun yang tidak dipicu oleh kebiasaan mandi. 

Sebaliknya, mandi dengan air hangat justru bisa membantu mengurangi nyeri sendi dan membuat tubuh lebih rileks.

Jadi, kalau kamu punya masalah sendi, mandi dengan air hangat bisa jadi solusi yang nyaman sebelum tidur. 

  1. Mitos: Kulit Bisa Jadi Kering Jika Terlalu Sering Mandi Malam

Sebagian orang menganggap bahwa mandi di malam hari bisa menyebabkan kulit kering dan kasar.

Sebenarnya, bukan waktu mandinya yang berpengaruh, melainkan durasi dan suhu air yang digunakan.

Mandi terlalu lama dengan air panas memang bisa membuat kulit kehilangan kelembapan alami.

Tapi, kalau kamu membatasi waktu mandi sekitar 5-10 menit dan menggunakan air suam-suam kuku, kulit tetap terjaga kesehatannya.

Jangan lupa juga pakai pelembap setelah mandi agar kulit tetap terhidrasi. 

  1. Mitos: Mandi Malam Bisa Menyebabkan Masuk Angin

Mitos ini cukup populer di masyarakat.

Banyak yang beranggapan bahwa mandi di malam hari, terutama dengan air dingin, bisa bikin masuk angin. 

Faktanya, tubuh memang bisa bereaksi dengan menggigil saat terkena air dingin, tapi ini bukan berarti masuk angin dalam arti sebenarnya.

Sensasi dingin ini bersifat sementara dan tidak akan menyebabkan penyakit tertentu.

Jika kamu tidak ingin merasa kedinginan, cukup gunakan air hangat saat mandi agar tubuh tetap nyaman. 

  1. Mitos: Mandi Malam Bisa Sebabkan Paru-Paru Basah

Mitos yang satu ini sering membuat orang khawatir.

Banyak yang percaya bahwa kebiasaan mandi di malam hari bisa menyebabkan paru-paru basah atau pneumonia. 

Melansir dari Dkonsul, pneumonia adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau jamur, bukan karena mandi malam.

Jadi, mandi sebelum tidur tidak akan secara langsung menyebabkan penyakit ini.

Jika kamu sedang tidak enak badan atau merasa kedinginan setelah mandi, cukup keringkan tubuh dengan handuk dan kenakan pakaian yang hangat. 

Dari berbagai mitos yang beredar, bisa disimpulkan bahwa mandi di malam hari sebenarnya tidak berbahaya bagi kesehatan.

Yang terpenting adalah memperhatikan suhu air, durasi mandi, dan kondisi tubuh saat melakukannya. 

Jika kamu ingin mandi di malam hari, pastikan menggunakan air hangat agar lebih nyaman dan tubuh tetap rileks sebelum tidur.

Jangan langsung percaya mitos tanpa bukti medis, dan selalu cari informasi dari sumber terpercaya sebelum mengambil keputusan tentang kesehatanmu. (mif)

Editor : Miftahul Khair
#mitos #mandi malam #berbahaya #fakta