Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bahaya Celana Dalam Ketat: Risiko Kesehatan yang Perlu Kamu Tahu

Miftahul Khair • Sabtu, 22 Februari 2025 | 13:56 WIB
Ilustrasi celana ketat.
Ilustrasi celana ketat.

PONTIANAK POST - Celana dalam yang nyaman membantu keleluasaan saat beraktivitas. Untuk memilih yang nyaman, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Salah satunya tidak terlalu ketat.

Sebab, celana dalam yang ketat dapat menyebabkan dampak kurang baik bagi kesehatan. Seperti dilansir dari PopSugar berikut ini.

1. Masalah kesehatan

Menggunakan celana dalam yang terlalu ketat dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, terutama pada area genital.

Menurut Dr. Sheryl A Ross, seorang dokter spesialis obstetri dan ginekologi, iritasi pada vagina sering disebabkan oleh penggunaan produk beraroma, deterjen, atau kain tertentu yang dapat mengganggu keseimbangan pH dan menyebabkan iritasi.

2. Risiko infeksi jamur

Pakaian dalam yang terlalu ketat dapat meningkatkan risiko infeksi jamur dan bakteri.

Menyebabkan penumpukan kelembapan, menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan jamur dan bakteri.

Dr. Christine Sterling, seorang dokter spesialis obstetri dan ginekologi, menyatakan bahwa infeksi jamur adalah salah satu penyebab umum gatal dan iritasi pada vagina dan vulva.

3. Sirkulasi udara

Untuk menjaga kesehatan area genital, disarankan untuk memilih pakaian dalam yang terbuat dari bahan yang dapat menyerap keringat dan memungkinkan sirkulasi udara yang baik.

Menghindari pakaian dalam yang terlalu ketat dan memilih bahan yang lembut serta tidak beraroma dapat membantu mencegah iritasi dan infeksi. (*/uni)

Editor : Miftahul Khair
#celana dalam #risiko #bahaya #kesehatan #ketat