Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bahaya Tersembunyi Durian bagi Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai Sejak Dini

Syeti Agria Ningrum • Kamis, 18 September 2025 | 19:00 WIB
Hati-hati, durian berisiko bagi ibu hami.
Hati-hati, durian berisiko bagi ibu hami.

PONTIANAK POST - Durian, yang sering dijuluki “raja buah”, memiliki rasa legit dan aroma yang khas sehingga banyak orang rela berburu saat musimnya tiba.

Bagi masyarakat Asia Tenggara, termasuk Indonesia, durian bukan hanya buah ia bagian dari budaya kuliner yang penuh cerita. Banyak yang menjadikannya camilan istimewa atau hidangan penutup favorit.

Namun, kelezatannya kerap memunculkan dilema bagi ibu hamil. Di satu sisi, kandungan nutrisinya dianggap bermanfaat.

Di sisi lain, ada kekhawatiran mengenai dampak negatifnya terhadap kesehatan ibu dan janin. Pertanyaan yang sering muncul, “Apakah durian aman untuk ibu hamil?”

Melansir data dari FirstCry Parenting dan Her World Singapore, buah dengan kulit berduri ini sebenarnya dapat dikonsumsi dalam porsi kecil oleh ibu hamil yang sehat.

Akan tetapi, konsumsi berlebihan atau pada kondisi medis tertentu justru dapat memicu masalah serius, mulai dari gangguan pencernaan hingga risiko kenaikan gula darah yang tidak terkendali.

Berikut merupakan bahaya yang ditimbulkan bila ibu hamil mengkonsumsi durian dengan berlebihan:

Baca Juga: Meskipun Memiliki Banyak Manfaat, Tapi Inilah 6 Efek Samping Konsumsi Buah Durian Berlebihan

1. Risiko Peningkatan Gula Darah

Di dalamnya mengandung gula alami (glukosa, fruktosa, dan sukrosa) serta karbohidrat dalam jumlah yang cukup tinggi. Ibu hamil dengan diabetes gestasional atau riwayat gula darah tinggi harus sangat berhati-hati.

Lonjakan kadar gula yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, termasuk bayi lahir dengan berat badan berlebih atau persalinan yang lebih rumit.

2. Potensi Kenaikan Berat Badan Berlebih

Kandungan kalorinya cukup padat sekitar 150–160 kalori per 100 gram daging buah.

Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang signifikan, terutama bila tidak diimbangi aktivitas fisik yang cukup.

Berat badan yang melonjak tajam selama kehamilan dapat meningkatkan risiko hipertensi, preeklamsia, hingga masalah saat melahirkan.

 

3. Gangguan Pencernaan

Buah ini memang mengandung serat yang baik bagi tubuh, tetapi porsi yang terlalu banyak dapat memicu kembung, mual, atau rasa penuh di perut.

Pada ibu hamil yang memiliki sistem pencernaan sensitif, buah ini juga bisa memperparah keluhan seperti sembelit atau diare.

Hal ini karena serat di dalamnya bekerja lebih lambat jika tidak dibarengi dengan asupan cairan yang cukup.

4. Efek Panas pada Tubuh

Banyak orang melaporkan sensasi tubuh terasa panas atau tidak nyaman setelah memakannya.

Walaupun belum ada bukti ilmiah yang menyebutkan efek ini membahayakan janin, Her World Singapore menyarankan agar ibu hamil tidak makan durian bersamaan dengan makanan tinggi gula atau lemak.

Kombinasi ini dapat meningkatkan rasa tidak nyaman dan memperberat metabolisme tubuh yang sudah bekerja lebih keras selama kehamilan.

5. Tekanan Darah dan Kesehatan Ginjal

Durian mengandung kalium yang bermanfaat bagi fungsi otot dan keseimbangan cairan.

Namun, jika dikonsumsi berlebihan, asupan kalium yang terlalu tinggi dapat memperberat kerja ginjal, terutama pada ibu hamil dengan hipertensi atau masalah ginjal.

Tekanan darah yang tidak stabil juga dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, sehingga moderasi menjadi sangat penting

6. Potensi Kontaminasi dan Kebersihan

Selain kandungan gizinya, faktor kebersihan juga perlu diperhatikan.

Durian yang dibiarkan terlalu lama atau tidak disimpan dengan baik dapat terpapar bakteri atau kotoran dari kulit luarnya.

Ibu hamil memiliki sistem imun yang lebih rentan, sehingga memakannya yang kurang higienis bisa meningkatkan risiko keracunan makanan atau infeksi.

7. Dampak terhadap Janin Jika Konsumsi Tidak Terkontrol

Kenaikan gula darah dan berat badan berlebih pada ibu hamil tidak hanya berdampak pada kesehatan ibu, tetapi juga pada janin.

Bayi bisa lahir dengan berat badan lebih besar dari normal, yang dikenal sebagai makrosomia, sehingga proses persalinan menjadi lebih sulit dan beresiko memerlukan operasi caesar.

Selain itu, metabolisme janin juga bisa terpengaruh oleh kadar gula darah yang tidak stabil.

Tips Aman Konsumsi Durian

1. Konsumsi dalam porsi kecil, maksimal 1–2 biji kecil sekali makan.

2. Hindari durian jika memiliki diabetes gestasional, tekanan darah tinggi, atau masalah ginjal.

3. Pastikan buah yang dikonsumsi segar dan tidak terkontaminasi.

4. Jangan kombinasikan dengan makanan tinggi gula atau lemak.

5. Minum cukup air setelah makan durian untuk membantu proses pencernaan.

Penutup

Durian adalah buah yang unik dan kaya rasa, tetapi ibu hamil harus memahami risikonya.

Berdasarkan informasi yang dirujuk dari FirstCry Parenting dan Her World Singapore, konsumsi yang tidak terkendali dapat meningkatkan gula darah, berat badan, tekanan darah, hingga memicu masalah pencernaan.

Kehamilan adalah masa yang membutuhkan perhatian khusus terhadap pola makan.

Jika ingin menikmatinya, lakukan dengan bijak pilih porsi kecil, pastikan kualitas buah, dan selalu perhatikan kondisi kesehatan ibu hamil. (*)

Editor : Miftahul Khair
#Ibu Hamil #manfaat #tips #durian #risiko #Aman #raja buah