Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Rutin Yoga Setiap Hari, Begini Manfaat Nyatanya pada Tubuh dan Kesehatan Mental

Syeti Agria Ningrum • Senin, 6 Oktober 2025 | 15:00 WIB

Ilustrasi latihan yoga yang memiliki dampak positif untuk kesehatan tubuh dan mental.
Ilustrasi latihan yoga yang memiliki dampak positif untuk kesehatan tubuh dan mental.

PONTIANAK POST - Yoga bukan sekadar tren kebugaran yang muncul di era modern. Di berbagai kota besar, semakin banyak orang beralih ke yoga untuk mengatasi kelelahan fisik dan stres mental akibat tekanan pekerjaan dan gaya hidup serba cepat. 

Menurut Harvard Health Publishing, yoga merupakan kombinasi antara latihan tubuh, kontrol nafas, dan meditasi yang dapat membantu mengurangi stres, memperbaiki postur tubuh, serta meningkatkan keseimbangan emosional.  

Tidak seperti olahraga yang berfokus pada performa, latihan pernapasan dan meditasi ini menekankan pada kesadaran gerak dan koneksi antara tubuh dan pikiran.

Sementara itu, National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH) mencatat bahwa yoga telah terbukti membantu berbagai kondisi kesehatan seperti nyeri punggung bawah, kecemasan, tekanan darah tinggi, hingga insomnia. 

Latihan pernapasan dan meditasi bukan hanya tentang kelenturan badan, tetapi tentang bagaimana seseorang membangun keseimbangan batin dan menemukan kedamaian dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut manfaat yoga bagi kesehatan fisik dan mental:

1. Meningkatkan Fleksibilitas dan Kekuatan Otot

Salah satu manfaat paling nyata dari latihan pernapasan dan meditasi ini adalah meningkatnya fleksibilitas badan. 

Johns Hopkins Medicine menjelaskan bahwa rangkaian gerakan (asana) dalam latihan kebugaran holistik ini dirancang untuk meregangkan otot-otot besar, memperkuat sendi, serta menjaga keseimbangan tubuh. 

Praktik yang dilakukan secara rutin dapat membantu mengurangi kekakuan otot dan nyeri punggung bawah yang sering dialami akibat duduk terlalu lama.

Selain itu, beberapa posisi seperti plank, warrior, dan downward dog memperkuat otot inti (core muscles) yang berperan penting dalam menopang postur tubuh. 

Dengan demikian, latihan pernapasan dan meditasi ini tidak hanya meningkatkan kelenturan, tetapi juga memperkuat otot tanpa menimbulkan tekanan berlebihan seperti olahraga berat pada umumnya.

2. Mengelola Stres dan Menenangkan Pikiran

Latihan pernapasan dan meditasi dikenal sebagai “terapi alami” untuk meredakan stres. 

Berdasarkan penjelasan dari Harvard Health Publishing dan NCCIH, teknik pernapasan mendalam (pranayama) dan meditasi yang menjadi bagian dari latihan pernapasan dan meditasi ini terbukti membantu menurunkan kadar hormon stres (kortisol) serta menstabilkan tekanan darah.

Latihan pernapasan dalam latihan pernapasan dan meditasi ini memperlambat detak jantung, menenangkan sistem saraf, dan menimbulkan rasa damai.

Efek ini secara tidak langsung meningkatkan konsentrasi dan memperbaiki suasana hati. 

Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa praktik latihan pernapasan dan meditasi ini teratur dapat membantu mengurangi gejala kecemasan ringan dan depresi, menjadikannya pilihan terapi pelengkap yang aman dan efektif.

3. Menyehatkan Jantung dan Sistem Sirkulasi

Selain manfaat untuk pikiran, latihan pernapasan dan meditasi ini juga memberikan efek positif bagi kesehatan jantung. 

Johns Hopkins Medicine mencatat bahwa latihan pernapasan dan meditasi ini mampu menurunkan tekanan darah, memperbaiki kadar kolesterol, serta meningkatkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh.

Gerakan lembut dan ritme pernapasan teratur membantu jantung bekerja lebih efisien, sementara meditasi menurunkan aktivitas sistem saraf simpatik yang sering memicu stres.

Bagi penderita tekanan darah tinggi, latihan pernapasan dan meditasi ini dapat menjadi pelengkap terapi medis untuk membantu menjaga kestabilan tekanan darah tanpa efek samping.

4. Meningkatkan Kualitas Tidur

Menurut Medical News Today, orang yang rutin melakukan latihan pernapasan dan meditasi cenderung memiliki pola tidur lebih baik. 

Kombinasi gerakan peregangan, relaksasi, dan kontrol nafas membantu tubuh memasuki fase istirahat yang lebih dalam. 

Selain itu, latihan kebugaran holistik ini dapat meningkatkan energi harian karena membantu aliran oksigen ke otak dan otot.

Bagi banyak orang yang sulit tidur akibat stres kerja atau gangguan kecemasan ringan, sesi latihan pernapasan dan meditasi ini ringan di malam hari seperti restorative yoga atau yin yoga bisa membantu tubuh dan pikiran lebih siap untuk beristirahat.

5. Menyehatkan Mental dan Kesadaran Diri

Latihan kebugaran holistik ini tidak hanya menyehatkan fisik, tetapi juga menumbuhkan kesadaran diri (mindfulness). 

Yoga Journal menjelaskan bahwa melalui latihan latihan pernapasan dan meditasi ini, seseorang belajar memperhatikan nafas, merasakan setiap gerakan tubuh, dan memahami reaksi emosionalnya. 

Proses ini melatih pikiran agar lebih fokus dan tenang dalam menghadapi situasi sulit.

Kesadaran diri yang meningkat ini juga berkontribusi pada hubungan sosial yang lebih positif dan pandangan hidup yang lebih seimbang. 

Banyak praktisi latihan pernapasan dan meditasi ini melaporkan bahwa setelah rutin berlatih, mereka lebih mampu mengelola emosi, berpikir jernih, dan merasa lebih bahagia secara keseluruhan.

Yoga bukan sekadar olahraga, melainkan filosofi hidup yang menekankan keseimbangan antara tubuh, pikiran, dan jiwa. 

Olah tubuh ini memiliki banyak manfaat mulai dari meningkatkan kebugaran fisik, mengurangi stres, menyehatkan jantung, hingga memperbaiki kesehatan mental.

Dengan berlatih secara konsisten, bahkan dalam waktu singkat setiap hari, latihan pernapasan dan meditasi ini dapat menjadi cara sederhana namun ampuh untuk menjaga kesehatan raga dan menumbuhkan ketenangan batin di tengah tekanan hidup. (*)

Editor : Miftahul Khair
#manfaat #Rutin #kesehatan mental #tubuh #yoga