Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Menu Sarapan Sehat ala Menkes Budi Gunadi Sadikin: Murah, Praktis, dan Bergizi

Khoiril Arif Ya'qob • Sabtu, 3 Januari 2026 | 18:00 WIB
Menu sarapan sehat tinggi protein dengan telur untuk mendukung program diet.
Menu sarapan sehat tinggi protein dengan telur untuk mendukung program diet.

PONTIANAK POST – Bagi para otoritas kesehatan, sarapan atau makan pagi merupakan suatu yang sangat dianjurkan. Banyak manfaat yang bisa diperoleh dari sarapan. 

Di antaranya adalah modal energi untuk aktivitas, menjaga konsentrasi, kemampuan kognitif, menjaga kesehatan, serta mencegah kegemukan.

Perlu diketahui, sarapan tidak hanya sekadar mengisi perut supaya kenyang di pagi hari. 

Diperhatikan pula jenis apa yang di makan sehingga tidak hanya kenyang, tapi juga mendapat manfaat sekaligus.

Sarapan Sehat Menurut Menkes Budi Gunadi

Budi Gunadi Sadikin melalui tiktok resminya mengatakan siapa saja yang sarapan pagi dengan memakan sereal, nasi uduk, atau lontong. "Saya sebagai Menteri Kesehatan mau nih hidup sehat, apalagi usia sudah tua," sapa Budi dalam videonya.

Lewat akun TikToknya Menkes Budi ajak masyarakat Indonesia untuk sarapan sehat.

“Kalau pertama kali makan atau sarapan jangan yang manis-manis seperti tadi: sereal, nasi uduk, lontong. Karena itu gula kita nanti langsung akan naik. Kita butuh makanan yang sehat, contohnya apa? Contohnya adalah makan protein seperti telur rebus,” jelas Menkes Budi.

“Kebiasaan kita nih kalau sarapan, kepikirannya kalau nggak nasi uduk/lontong sayur/bubur ayam bahkan semangkok cereal coklat dengan susu full creamnya,” tulis Menkes Budi di kolom deskripsi.

Menu Sarpaan Sehat dan Murah

Dalam videonya Menteri Kesehatan menunjukkan bahwa dirinya pagi itu sarapan sehat. 

Dengan dua telur rebus yang rendah kalori, tinggi protein, untuk memenuhi kebutuhan protein kita yang katanya 0,8 g per kilogram berat badan, paparnya.

Lebih lanjut, Menkes Budi mengajak masyarakat untuk membiasakan sarapan dengan makanan protein.

“Teman-teman makanlah telur rebus, karena selain sehat dia juga murah. satu telur ini cuma Rp2.500, jadi kalau dua telur Cuma Rp5.000,” ungkapnya.

Dalam kolom deskripsi Menkes Budi menambahkan bahwa ketika perut kosong setelah puasa sekitar 8-10 jam setelah tidur. Jenis kalori yang wajib dikonsumsi di awal adalah sayuran dan atau protein.

"Untuk mencegah agar gula darah kita tidak naik mendadak, kita wajib konsumsi sesuatu yang tidak manis. Kalau saya sih saraninnya telur rebus,” jelasnya.

“Udah praktis buatnya, tinggal celup 5-7 menit, murah lagi. Cukup awali sarapan kalian dengan 2 butir telur rebus (kalau mau sehat lagi) tak perlu ditambah saus-saus seperti mayonnaise yang tinggi kalori. Otomatis kalian akan mendapatkan energi sebesar +/- 120 kalori dan 12gram protein dari 2 telur,” pungkasnya. (*)

Editor : Miftahul Khair
#sarapan #telur #sehat #Menu #murah #bergizi #menteri kesehatan #budi gunadi sadikin #praktis