PONTIANAK POST - Menyambut tahun 2026, masyarakat Indonesia dikejutkan oleh kabar kurang mengenakan dari dunia kesehatan.
Di mana Super Flu salah satu varian virus influenza yang memiliki daya penularan lebih agresif dibandingkan dengan flu biasa pada umumnya mulai masuk indonesia.
Pada akhir desember 2025, Kemenkes mencatat ada 62 kasus yang tersebar di beberapa provinsi dengan catatan kasus paling banyak terjadi pada perempuan dan anak-anak.
Berikut Fakta terkait Super Flu dan penyebarannya di Indonesia dan pencegahannya.
Baca Juga: Kemenkes Pastikan Vaksin Influenza Masih Efektif Hadapi Varian Flu H3N2
Apa itu Super Flu
Super Flu adalah virus yang pertama kali teridentifikasi pada Agustus 2025 oleh Center for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika Serikat, secara ilmiah merupakan influenza tipe A subvarian H3N2 dengan subclade K.
Dikatakan Super Flu karena penyebaran yang agresif dan efek yang ditimbulkan lebih berat dari flu biasa.
Penyebaran Super Flu di Indonesia
Berdasarkan hasil pemeriksaan Kementerian Kesehatan mencatat bahwa virus ini sudah masuk Indonesia sejak agustus 2025.
Dengan sebaran kasus terbanyak terjadi di 8 Provinsi dengan rincian Jawa Timur dengan 23 kasus yang tertinggi di Indonesia, Kalimantan Selatan 18 kasus, Jawa Barat 10 kasus, Sumetara Selatan 5 kasus, Sumatera Utara 3 Kasus dan sebagian tersebar di Jawa Tengah, Sulawesi Utara dan DI Yogyakarta.
Baca Juga: Obat Flu Paling Ampuh, Begini Cara Cepat Redakan Gejala Tanpa Efek Samping!
Pencegahan Yang Dapat Dilakukan
Penyebaran Super Flu yang terjadi di Indonesia yang tercatat terjadi pada kelompok usia dini dan perempuan.
Untuk itu Dr dr Nastiti Kaswandani, SpA yang merupakan Anggota Unit Kerja Koordinator Respirolog Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menjelaskan beberapa langkah yang dapat dilakukan orang tua untuk mencegah anaknya dari penularan Super Flu.
- Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat
- Memakai masker
- Rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir
- Menjaga jarak dari orang sakit
- Melakukan imunisasi influenza terutama pada balita
- Perbanyak minum air putih istirahat yang cukup serta mengkonsumsi makanan bergizi.
Editor : Miftahul Khair