PONTIANAK POST - Skrining kesehatan merupakan serangkaian deteksi dini, potensi masalah kesehatan pada seseorang yang boleh jadi belum menunjukkan gejala penyakit.
Tujuan dilakukannya skrining adalah untuk pencegahan sedini mungkin pada penyakit yang belum dirasa.
Skrining bisa dilakukan via online. Anda tak perlu datang ke rumah sakit untuk pemeriksaan awal.
Berikut ini tata cara melakukan skrining kesehatan:
Melalui Aplikasi Mobile JKN
Proses skrining riwayat kesehatan sangat mudah dilakukan. Anda hanya perlu menyiapkan Nomor Kartu BPJS (NIK) dan akses internet.
Merujuk pada https://bpjs-kesehatan.go.id/ langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Unduh aplikasi Mobile JKN di Google Play Store (untuk Android) atau App Store (untuk iOS).
- Login ke akun kamu. Jika belum memiliki akun, pilih “Daftar” dan isi data sesuai dengan identitas di kartu BPJS Kesehatan.
- Setelah berhasil masuk, pilih menu “Skrining Riwayat Kesehatan”.
- Akan muncul formulir kuesioner berisi sekitar 47 pertanyaan seputar:
- Riwayat kesehatan pribadi dan keluarga
- Kebiasaan hidup (makan, olahraga, merokok, konsumsi alkohol, dll)
- Kondisi tubuh seperti berat badan, tinggi badan, dan tekanan darah jika diketahui
- Isi semua pertanyaan dengan jujur dan lengkap.
- Setelah selesai, klik “Simpan” atau “Kirim” untuk melihat hasil skrining.
- Sistem akan menampilkan hasil risiko kesehatan kamu: Rendah, Sedang, atau Tinggi.
Jika hasil menunjukkan risiko sedang atau tinggi, kamu akan dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan di FKTP tempat kamu terdaftar.
Melalui Website BPJS Kesehatan
Selain aplikasi, kamu juga bisa melakukan skrining lewat situs resmi ini: https://webskrining.bpjs-kesehatan.go.id/skrining
- Buka situs resmi tersebut.
- Masukkan Nomor Kartu BPJS, Tanggal Lahir, dan Kode Captcha yang muncul di layar.
- Klik “Login” untuk masuk ke halaman kuesioner.
- Isi semua pertanyaan dengan lengkap dan benar.
- Setelah dikirim, hasil skrining akan langsung muncul di layar.
Kamu juga bisa menyimpan hasil tersebut sebagai bukti atau referensi saat berkonsultasi ke dokter.
Membaca Hasil Skrining
Hasil skrining BPJS Kesehatan akan menunjukkan kategori risiko berikut:
1. Risiko Rendah
Artinya kamu tidak memiliki tanda atau gejala penyakit kronis saat ini. Tetap pertahankan pola hidup sehat dan lakukan skrining ulang secara berkala.
2. Risiko Sedang
Ada kemungkinan kamu memiliki beberapa faktor risiko seperti obesitas, tekanan darah tinggi, atau kebiasaan merokok.
Disarankan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut di fasilitas kesehatan.
3. Risiko Tinggi
Hasil ini menunjukkan adanya tanda-tanda kuat yang mengarah pada penyakit tidak menular. Segera kunjungi FKTP untuk pemeriksaan lanjutan seperti tes darah atau pemeriksaan tekanan darah rutin.
Sebelum Melakukan Skrining Kesehatan
Agar hasil skrining lebih akurat, hal yang perlu dilakukan adalah:
1. Isi data dengan jujur
Jangan menebak atau mengubah jawaban agar terlihat sehat.
2. Siapkan data kesehatan sederhana
Misalnya berat badan, tinggi badan, atau tekanan darah terakhir jika kamu tahu.
3. Lakukan secara berkala
Idealnya, skrining dilakukan setahun sekali agar kondisi kesehatan tetap terpantau.
4. Tindak lanjuti hasilnya
Jika hasil skrining menunjukkan risiko, jangan abaikan. Segera konsultasikan dengan dokter di fasilitas BPJS. (*)
Editor : Miftahul Khair