PONTIANAK POST - Selama ini tidur siang kerap dicap sebagai kebiasaan orang malas. Padahal, temuan ilmiah terbaru justru menunjukkan sebaliknya.
Tidur siang bisa jadi salah satu cara sederhana untuk menjaga kesehatan otak dan memperlambat penuaan. Informasi ini mencuat setelah dibagikan oleh dr. Adam Prabata melalui akun pribadinya di platform X.
Dalam unggahannya, ia menyoroti hasil penelitian berskala besar yang melibatkan 378.932 partisipan terkait kebiasaan tidur siang.
Hasilnya cukup mencengangkan. Orang yang rutin tidur siang diketahui memiliki volume otak total rata-rata 15,8 cm³ lebih besar dibandingkan mereka yang jarang tidur siang.
Lebih jauh lagi, selisih tersebut disebut setara dengan perbedaan usia otak sekitar 2,6 hingga 6,5 tahun lebih muda.
“Jadi ada penelitian melibatkan 378.932 orang tentang tidur siang yang menunjukkan bahwa orang yang rutin tidur siang punya volume otak total lebih besar 15,8 cm³ dibanding yang jarang tidur siang dan ternyata perbedaan volume otak ini setara dengan perbedaan usia 2,6 - 6,5 tahun lebih muda,” tulisnya.
Baca Juga: Susah Tidur? Dr Bobtriyan Ungkap 11 Minuman Ini Bisa Bantu Atasi Insomnia
Manfaat Tidur Siang bagi Volume Otak
Secara alami, volume otak akan menyusut seiring bertambahnya usia. Proses ini berkaitan dengan penurunan fungsi kognitif, termasuk daya ingat dan kemampuan berpikir.
Karena itu, faktor-faktor yang berpotensi memperlambat penyusutan otak menjadi perhatian besar dalam dunia kesehatan.
Meski demikian, perlu dipahami bahwa penelitian ini menunjukkan hubungan atau asosiasi, bukan bukti sebab-akibat langsung.
Artinya, tidur siang berkaitan dengan volume otak yang lebih besar, tetapi belum tentu menjadi satu-satunya faktor penentu.
“Tidur siang itu tidak selalu artinya malas, namun mungkin bisa menjadi salah satu cara untuk nge-rem penuaan otak,” pungkasnya. (*)
Editor : Miftahul Khair