PONTIANAK POST - Hanya dengan berjalan kaki 30 menit setiap hari, Anda bisa mendapatkan manfaat besar untuk fisik dan mental.
Dr Ruly Rahadian menjelaskan bagaimana kebiasaan sederhana ini dapat mencegah penyakit kronis dan memperpanjang usia.
Berjalan kaki sering dianggap aktivitas biasa. Namun menurut dr Ruly Rahadian melalui kanal YouTube pribadinya menjelaskan kebiasaan ini memiliki dampak luar biasa jika dilakukan konsisten setiap hari.
Jalan kaki dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja tanpa biaya tambahan. Tidak membutuhkan alat khusus, cukup komitmen dan konsistensi.
Baca Juga: Kelihatannya Sepele, Ini 8 Kesalahan Jalan Kaki yang Bikin Olahraga Jadi Sia-sia
Mencegah Resistensi Insulin
Salah satu manfaat penting berjalan kaki adalah mencegah resistensi insulin, kondisi awal yang dapat berkembang menjadi diabetes tipe 2.
Resistensi insulin juga berkaitan erat dengan risiko Alzheimer. Artinya, menjaga sensitivitas insulin lewat aktivitas fisik membantu melindungi fungsi otak.
Selain itu, dengan rutin berjalan kaki kita akan mendapat:
- Aliran darah ke seluruh tubuh meningkat
- Sistem imun lebih kuat
- Metabolisme lebih efisien
- Risiko infeksi menurun
- Tubuh menjadi lebih tangguh terhadap penyakit.
Baca Juga: 5 Cara Seru Jalan Kaki agar Tak Jadi Olahraga Membosankan dan Lebih Sehat
Produksi endorfin meningkat saat tubuh bergerak. Hormon ini memberikan rasa nyaman dan bahagia.
Kortisol menurun, sehingga stres dan overthinking berkurang. Bahkan berjalan bersama pasangan atau keluarga dapat meningkatkan efek positif ini.
Investasi Jangka Panjang
dr Ruly menekankan pentingnya memulai sedini mungkin. Kebiasaan berjalan kaki sejak usia 50–60 tahun akan memberikan dampak besar saat memasuki usia lanjut.
“Tidak ada hasil instan. Ini seperti menabung kesehatan,” ujarnya.
Baca Juga: Cukup Jalan Kaki 5 Menit, Ahli Kesehatan Ungkap Manfaat Besar bagi Kesehatan Tubuh
Tips Praktis Memulai
- Mulai 30 menit per hari
- Bisa dibagi 10 menit pagi, siang, sore
- Pilih tempat nyaman dan aman
- Jika mampu, tingkatkan tempo sedikit lebih cepat
Jalan kaki bukan sekadar aktivitas ringan. Ia adalah investasi kesehatan yang dapat menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, stroke, hingga gangguan kognitif.
Langkah kecil hari ini bisa menentukan kualitas hidup puluhan tahun mendatang. (*)
Editor : Miftahul Khair