Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Benarkah Sering Ejakulasi Bisa Tingkatkan Kesuburan dan Turunkan Risiko Kanker Prostat? Ini Penjelasannya

Khoiril Arif Ya'qob • Selasa, 7 April 2026 | 19:00 WIB
Fakta terbaru ungkap sering Ejakulasi Bisa Tingkatkan Kesuburan dan Turunkan Risiko Kanker Prostat. (FREEPIK)
Fakta terbaru ungkap sering Ejakulasi Bisa Tingkatkan Kesuburan dan Turunkan Risiko Kanker Prostat. (FREEPIK)

 

PONTIANAK POST - Pembahasan soal kesehatan reproduksi pria kembali viral setelah dokter Adam Prabata mengulas fakta medis seputar ejakulasi di X (7/4). Penjelasan ini sekaligus melengkapi diskusi yang sebelumnya disampaikan oleh dr Tirta.

Dalam unggahannya, Adam menjelaskan bahwa penelitian terbaru tahun 2026 menunjukkan sperma yang terlalu lama berada di dalam tubuh dapat mengalami penurunan kualitas.

Penurunan ini mencakup kerusakan DNA, meningkatnya stres oksidatif, hingga menurunnya kemampuan gerak sperma. Kondisi tersebut terjadi karena sperma mengalami proses penuaan alami jika tidak segera dikeluarkan.

Sebaliknya, ejakulasi yang lebih rutin baik melalui hubungan seksual maupun masturbasi dapat membantu membersihkan sperma yang sudah rusak.

Baca Juga: Cara Alami Meningkatkan Kualitas Sperma Tanpa Obat

“Ejakulasi lebih sering, baik melalui aktivitas seksual atau masturbasi, dapat “membersihkan” sperma rusak dan meningkatkan peluang kehamilan alami maupun IVF,” papar dr Adam.

Hal ini dinilai berpotensi meningkatkan peluang kehamilan, baik secara alami maupun melalui program bayi tabung (IVF).

Frekuensi Ejakulasi dan Risiko Kanker Prostat

Selain soal kesuburan, dr Adam juga menyoroti penelitian tahun 2016 yang mengaitkan frekuensi ejakulasi dengan risiko kanker prostat.

Baca Juga: Bolehkah Penderita Diabetes Makan Durian? Simak Penjelasan Tips Aman Mengonsumsinya Menurut Dokter

Dalam studi tersebut, pria yang ejakulasi minimal 21 kali per bulan tercatat memiliki risiko kanker prostat lebih rendah hingga 19 persen dibandingkan mereka yang hanya ejakulasi 4–7 kali per bulan.

“Penelitian tahun 2016 menunjukkan bahwa orang yang ejakulasi minimal 21 kali per bulan, ternyata memiliki risiko kanker prostat yang lebih rendah (19%) dibandingkan dengan yang "hanya" ejakulasi 4-7 kali per bulan,” tulisnya.

Temuan ini memperkuat dugaan bahwa aktivitas ejakulasi memiliki peran dalam menjaga kesehatan prostat, meski mekanisme pastinya masih terus diteliti.

Tidak Ada Angka “Wajib”, Sesuaikan Kondisi Tubuh

Meski sejumlah penelitian menunjukkan manfaat, Adam menegaskan bahwa tidak ada standar baku terkait frekuensi ejakulasi yang ideal bagi semua pria.

Setiap individu memiliki kondisi kesehatan, usia, serta gaya hidup yang berbeda. Karena itu, frekuensi ejakulasi sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan kenyamanan masing-masing.

Baca Juga: Cukup 3–4 Menit Sehari, Olahraga Ini Bisa Turunkan Risiko Kanker

Pentingnya Edukasi dan Bijak Menyerap Informasi

Diskusi ini menunjukkan bahwa topik kesehatan reproduksi pria masih sering disalahpahami. Informasi yang beredar di media sosial perlu disikapi dengan bijak dan tidak dijadikan acuan tunggal tanpa dasar medis yang jelas.

Para ahli mengingatkan pentingnya konsultasi dengan tenaga kesehatan profesional untuk mendapatkan pemahaman yang lebih akurat dan sesuai kondisi individu. (*)

Editor : Miftahul Khair
#apakah sering ejakulasi baik untuk kesehatan #kesuburan pria #ejakulasi #kanker prostat