PONTIANAK POST—Memilih ukuran kondom yang tepat bukan sekadar soal kenyamanan, melainkan kunci efektivitas alat kontrasepsi. Ukuran yang pas sangat krusial untuk mencegah kehamilan yang tidak direncanakan dan penularan infeksi menular seksual (IMS).
Dilansir dari Alodokter, dokter Kevin Adrian menjelaskan bahwa ukuran yang tidak sesuai dapat berakibat fatal.
"Kondom yang terlalu besar mudah terlepas atau tertinggal di dalam vagina, sementara ukuran yang terlalu kecil berisiko tinggi sobek saat digunakan," jelasnya.
Mengenal Standar Ukuran Kondom
Secara umum, terdapat tiga kategori ukuran kondom yang tersedia di pasaran. Yakni kecil (diameter kurang dari 4,9 cm dengan panjang 15–17 cm), sedang (diameter 5,4–5,5 cm dengan panjang 16–19 cm, dan besar (diameter lebih dari 5,6 cm dengan panjang 17–19 cm).
Di Indonesia, rata-rata kondom memiliki panjang 17,8–18 cm dengan diameter 5–5,2 cm. Namun, Kevin mengingatkan agar selalu membaca keterangan pada kemasan karena setiap merek memiliki standar yang berbeda.
Cara Mengukur dengan Akurat
Untuk mendapatkan perlindungan maksimal, perlu mengetahui ukuran penis saat ereksi. Pertama, mengukur panjang dengan menempatkan penggaris di pangkal penis hingga ke ujung.
Kedua, mengukur diameter. Gunakan tali atau pita ukur pada bagian batang penis yang paling tebal. Jika menggunakan benang, bentangkan kembali pada penggaris untuk mengetahui ukurannya.
Hal Penting Sebelum Membeli
Selain ukuran, Kevin Adrian menyarankan untuk memperhatikan beberapa hal berikut sebelum membeli. Pertama, bahan. Pilih antara lateks, poliuretan, atau bahan lainnya sesuai sensitivitas kulit.
Kedua, pelumas. Pastikan jenis pelumasnya (berbahan dasar air atau minyak).
Ketiga, kedaluwarsa. Selalu cek tanggal kedaluwarsa demi keamanan.
Keempat, tekstur dan rasa.
Pilih sesuai selera untuk meningkatkan kenyamanan.
Penggunaan kondom yang benar dan ukuran yang pas akan membuat fungsi proteksi bekerja maksimal. Jika mengalami iritasi atau kesulitan menemukan ukuran yang sesuai, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. (uni)
Editor : Chairunnisya