Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Rutin Olahraga Bisa Turunkan Risiko Diabetes, Dokter Ungkap Cara Mudahnya

Miftahul Khair • Kamis, 23 April 2026 | 14:59 WIB
Ilustrasi olahraga ringan yang bisa bantu mencegah diabetes. (FREEPIK)
Ilustrasi olahraga ringan yang bisa bantu mencegah diabetes. (FREEPIK)

 

PONTIANAK POST - Gaya hidup modern yang serba cepat sering kali membuat aktivitas fisik terabaikan. Padahal, kebiasaan sederhana seperti rutin berolahraga bisa menjadi kunci penting dalam menjaga kesehatan, termasuk mencegah diabetes.

Olahraga memiliki peran yang besar dalam menekan risiko penyakit ini. Terutama jika dibarengi pola hidup sehat lainnya.

Dokter spesialis penyakit dalam dari Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Purwokerto, dr. Andreas, Sp.PD, menegaskan bahwa aktivitas fisik yang dilakukan secara konsisten berperan dalam menurunkan risiko diabetes melitus. Hal ini berkaitan dengan keseimbangan antara kalori yang masuk dan yang digunakan tubuh.

Baca Juga: Hobi Lari Maraton? Kenali Risikonya, Dokter Ungkap Bahaya Olahraga Berlebihan bagi Kesehatan Jantung

Peran Olahraga dalam Menekan Risiko Diabetes

Menurut dr. Andreas, olahraga membantu tubuh mengelola energi dengan lebih baik. Kalori yang dikonsumsi dapat diimbangi dengan aktivitas fisik sehingga tidak menumpuk dan memicu gangguan metabolisme.

"Olahraga dan aktivitas fisik secara rutin dapat membantu menurunkan risiko diabetes melitus, guna menyeimbangkan kalori yang masuk dengan yang digunakan," katanya dilansir dari Antara.

Selain olahraga, ia menekankan pentingnya menjaga pola makan, mengelola stres, dan memastikan waktu istirahat cukup. Ketiga hal ini saling berkaitan dalam menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Baca Juga: Hindari Cedera, Ini Teknik dan Persiapan Olahraga Lari yang Aman dan Nyaman

"Yang perlu diperhatikan adalah mengatur pola makan agar tidak berlebihan, seimbang antara kalori yang masuk dengan yang digunakan untuk beraktivitas fisik, serta menerapkan pola hidup sehat lainnya," katanya.

Rutin Cek Gula Darah

Langkah pencegahan lain yang tak kalah penting adalah melakukan pemeriksaan gula darah secara berkala. Idealnya, pemeriksaan dilakukan secara rutin, namun minimal satu kali dalam setahun.

"Melaksanakan 'medical check up' atau pemeriksaan kadar gula darah perlu dilakukan, memang semakin rutin semakin baik, namun jika tidak bisa rutin, setidaknya bisa dilakukan satu tahun sekali, misalkan saat berulang tahun agar lebih mudah mengingat tanggal pemeriksaan rutinnya," katanya.

Kenali Gejala Diabetes Sejak Dini

Diabetes melitus sendiri ditandai dengan meningkatnya kadar gula dalam darah. Kondisi ini bisa dikenali melalui beberapa gejala umum yang kerap muncul.

"Misalkan kadar gula sewaktu lebih dari 200 dan kadar gula puasa lebih dari 125," katanya.

Gejala yang sering dirasakan antara lain sering buang air kecil, mudah haus, sering lapar, hingga penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.

"Gejala yang paling umum juga terjadinya penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas. Untuk mengetahui apakah seseorang menderita diabetes, selain memahami gejala-gejalanya, juga perlu mengecek kadar gula darah secara rutin," katanya.

Baca Juga: Buah dengan Indeks Glikemik Rendah untuk Pengidap Diabetes

Faktor Risiko yang Perlu Diwaspadai

Dr. Andreas juga menjelaskan bahwa risiko diabetes dapat dipengaruhi berbagai faktor, seperti riwayat keluarga, usia, obesitas, hingga tekanan darah tinggi.

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan kadar gula darah tinggi, maka diperlukan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui penyebabnya secara lebih spesifik.

Ia menambahkan bahwa peringatan Hari Diabetes Sedunia setiap 14 November dapat dimanfaatkan sebagai momen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyakit ini.

Edukasi yang tepat diharapkan mampu mendorong masyarakat lebih peduli terhadap pola hidup sehat sejak dini.

Baca Juga: Tips Aman Latihan Fisik Saat Puasa Bagi Penderita Diabetes

Pada akhirnya, pencegahan diabetes tidak hanya bergantung pada satu faktor. Kombinasi olahraga rutin, pola makan seimbang, serta pemeriksaan kesehatan berkala menjadi kunci utama menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Editor : Miftahul Khair
#olahraga ringan di rumah #cegah diabetes #gula darah