Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Benzoin dalam Dupa Punya Efek Relaksasi hingga Bantu Konsentrasi

Chairunnisya • Jumat, 24 April 2026 | 17:58 WIB
Ilustrasi parfum (AI)
Ilustrasi parfum (AI)

PONTIANAK POST - Aroma dupa yang lembut dan menenangkan sering kali menghadirkan suasana rileks. Tak hanya sebagai bagian dari ritual, dupa juga diyakini memiliki manfaat bagi keseimbangan tubuh dan pikiran.

Penggunaan dupa dalam berbagai acara tradisional ternyata berkaitan dengan keseimbangan fungsi saraf otak.

Dilansir dari Jawapos, menurut Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, keseimbangan tersebut penting untuk membantu mengendalikan stres, ketegangan, dan kecemasan yang dapat berdampak pada organ tubuh seperti jantung, saluran pernapasan, dan saluran cerna.

Salah satu bahan utama dalam dupa adalah benzoin, yang juga banyak digunakan dalam industri parfum, dupa, dan kosmetik.

Baca Juga: Manfaat Dupa Tak Hanya Ritual, Bisa Bantu Kesehatan Tubuh

Benzoin memiliki aroma khas yang kini kembali populer, yakni manis dan hangat dengan perpaduan nuansa karamel, rempah, dan vanillin yang identik dengan aroma alami.

Dalam dunia parfum, benzoin berperan sebagai fiksatif atau basenote. Fungsinya adalah menstabilkan aroma agar bertahan lebih lama sekaligus membantu parfum meresap lebih baik ke dalam kulit.

Ulasan peneliti India (2020) menyebutkan bahwa kemampuan ini membuat benzoin menjadi komponen penting dalam berbagai formulasi parfum.

Aroma benzoin Sumatra pun dikenal unik dan tetap mendunia, bersama resin lain seperti frankincense dan myrr.

Baca Juga: Daftar Bahan Herbal Alami Pencegah Kerusakan Kulit Akibat Sinar Matahari

Lalu, bagaimana efek dupa yang mengandung benzoin? Ulasan dalam sebuah penerbitan kesehatan (2020) menjelaskan bahwa uap benzoin yang dihirup saat penggunaan dupa dapat memengaruhi otak melalui saraf penciuman.

Efeknya berkaitan dengan pengendalian stres, kecemasan, ketegangan, hingga depresi, sehingga membantu menciptakan keseimbangan dan memperbaiki suasana hati.

Efek inilah yang diyakini terjadi ketika dupa benzoin digunakan dalam kegiatan keagamaan. Bahkan, saat ini manfaat tersebut mulai diminati kalangan muda, terutama untuk membantu konsentrasi dalam aktivitas seperti yoga dan meditasi.

Kondisi pikiran yang lebih fokus dan rileks dinilai dapat membantu mengembalikan keseimbangan fungsi otak yang berperan penting bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Baca Juga: Rambut Jagung dan Herbal Lainnya Efektif Jaga Kesehatan Ginjal Alami

Selain benzoin, campuran dupa biasanya juga mengandung bahan aromatik lain seperti kayu cendana dan agarwood. Kedua bahan ini mengandung minyak esensial yang memiliki sifat antioksidan, anti radang, serta memberikan efek relaksasi.

Kombinasi tersebut membantu meredakan stres, ketegangan, dan memperbaiki suasana hati.

Dengan demikian, penggunaan dupa berbahan alami tidak hanya memiliki nilai tradisional, tetapi juga potensi manfaat bagi kesehatan mental dan fisik, selama digunakan dengan bijak dan bahan yang tepat. (*)

Editor : Chairunnisya
#relaksasi #bahan alami #tips sehat #dupa #Herbal