Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kayu Secang Jadi Minuman Herbal Kaya Antioksidan Dengan Warna Merah Menarik

Chairunnisya • Sabtu, 2 Mei 2026 | 19:51 WIB
Ilustrasi wedang uwuh dan bir pletok (AI)
Ilustrasi wedang uwuh dan bir pletok (AI)

PONTIANAK POST - Minuman herbal tradisional terus berkembang mengikuti selera zaman. Salah satu bahan alami yang kini kembali dilirik adalah kayu secang, yang dikenal mampu menghasilkan warna merah menyala sekaligus menyimpan beragam manfaat kesehatan.

Dilansir dari Jawapos, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, menjelaskan bahwa kayu secang merupakan bahan alami untuk membuat minuman berwarna merah cerah karena kandungan pigmen homoisoflavonoid.

Semakin kuat warna merah yang dihasilkan, semakin tinggi pula efek antioksidan yang dimilikinya.

Salah satu olahan populer adalah wedang secang, minuman khas Yogyakarta yang menggunakan kayu secang sebagai bahan utama.

Baca Juga: Kunyit Asam Minuman Tradisional Kaya Manfaat untuk Kesehatan Reproduksi dan Imunitas

Minuman ini biasanya dipadukan dengan sereh, kapulaga, kayu manis, dan daun pandan. Selain memberikan cita rasa khas, bahan-bahan tersebut juga berkontribusi dalam membantu pemulihan kesehatan.

Menurut Mangestuti, masyarakat juga dapat bereksperimen dengan berbagai kombinasi bumbu untuk menciptakan wedang secang versi kekinian. Perpaduan kayu manis, sereh, dan madu, misalnya, dapat menghasilkan aroma dan rasa yang lebih menarik.

Hal ini sejalan dengan hasil penelitian Indonesia pada 2019 yang menyebutkan bahwa manfaat wedang secang perlu dipertimbangkan, terutama bagi kesehatan sistem kardiovaskular serta sebagai pendongkrak imunitas.

Baca Juga: Hanya dengan Kunyit dan Lada hitam: Ramuan Alami Atasi Asam Urat ala Dr Zaidul Akbar

Selain wedang secang, kayu secang juga menjadi bahan utama minuman legendaris dari Jakarta, yakni bir pletok.

Meski disebut “bir”, minuman ini tidak mengandung alkohol. Kombinasi kayu secang, jahe, sereh, kayu manis, dan cengkeh dipercaya bermanfaat untuk meningkatkan imunitas, melancarkan peredaran darah, serta menjaga kesehatan saluran pencernaan.

Agar lebih diminati, inovasi penyajian bisa dilakukan tanpa mengubah identitas minuman. Salah satunya dengan menyajikan dalam bentuk dingin seperti “iced bir pletok”.

Baca Juga: Sederet Manfaat Wedang Uwuh untuk Kesehatan Tubuh, Bukan Sekadar Minuman Tradisional!

Minuman lain yang tak kalah populer adalah wedang uwuh, ikon minuman tradisional Yogyakarta. Komposisinya tidak jauh berbeda dari bir pletok, namun ditambah variasi jahe, lada hitam, dan cabai jawa.

Khasiat antioksidan, antiradang, dan peningkat imunitas tetap menjadi keunggulan utamanya.

Untuk menyesuaikan dengan selera generasi muda, wedang uwuh juga dapat dikreasikan menjadi “iced wedang uwuh” atau “wedang uwuh latte” dengan tambahan susu.

Inovasi ini dinilai penting untuk menjadikan minuman tradisional sebagai energy and immune booster drink berbasis alami, khususnya bagi pelajar dan mahasiswa di Yogyakarta dan sekitarnya. (*)


Editor : Chairunnisya
#antioksidan #kayu secang #minuman herbal #Herbal